Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Michael Page: Pasar Kerja RI Masih Menjanjikan

Sejumlah negara mulai dari China, Jepang, dan Korea Selatan masih menjadikan Indonesia sebagai salah satu destinasi utama investasi pada tahun ini.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 11 Februari 2021  |  17:51 WIB
Pemandangan gedung bertingkat di Jakarta, Selasa (9/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Pemandangan gedung bertingkat di Jakarta, Selasa (9/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan perekrutan tenaga profesional global, Michael Page menyatakan perusahaan-perusahaan Indonesia masih memandang optimis terhadap prospek ekonomi Indonesia pada tahun ini.

Presiden Direktur Michael Page Indonesia dan Philippines Olly Riches mengatakan optimisme ini dibangun dari adanya tren aliran penanaman modal dari China yang tetap melihat potensi Indonesia sebagai tujuan investasi beberapa tahun terakhir, diikuti dengan Jepang, dan Korea Selatan.

Mengutip dari data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), investasi asing tumbuh 5,5 persen menjadi Rp111,1 triliun di tengah pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, keberhasilan Indoesia dalam menarik investasi asing juga berkontribusi terhadap perkembangan pertumbuhan unikorn di Tanah Air.

“Ini sangat membuktikan bahwa Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi tinggi. Perusahaan dengan skala unikor itu telah menyedot investasi ke Indonesia yang juga menciptakan lonjakan pertumbuhan bagi e-commerce,” katanya, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (11/2/2021).

Berdasarkan studi Michael Page berjudul Talent Trends 2021, 41 persen perusahaan di Indonesia berencana meningkatkan kapasitas pekerjanya pada tahun ini.

Dari jumlah tersebut, sekitar 57 persen bahkan tak ragu untuk menambah jumlah pegawai dari 1-10 persen.

Ketika perekrutan mulai mengindikasikan peningkatan, tingginya permintaan tenaga kerja profesional di Indonesia memberikan tekanan kepada pasar kerja domestik.

Akibatnya, sejumlah perusahaan itu menciptakan kebijakan lokalisasi dan perencanaan suksesi untuk mengatasi persoalan keterbatasan tenaga professional ini.

“Ada keinginan untuk membawa kembali tenaga professional Indonesia dari luar negeri [diaspora] untuk mengisi kesenjangan ini,” ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenaga kerja investasi asing Michael Page
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top