Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PUPR Fokus Bangun Food Estate di Kalteng

Pemerintah akan melanjutkan perbaikan jaringan irigasi untuk pengairan lahan sekitar 135.000 hektare pada tahun ini.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 08 Februari 2021  |  20:38 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait perkembangan proyek food estate di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah / Youtube Setpres
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait perkembangan proyek food estate di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah / Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan bahwa pengembangan kawasan food estate pada 2021 akan difokuskan pada Kalimantan Tengah.

Direktur Irigasi dan Rawa Kementerian PUPR Suparji mengatakan bahwa pihaknya telah menggarap sekitar 2.000 hektaree lahan untuk keperluan food estate dan mengidentifikasi jaringan irigasi rawa yang baik yang dapat mengairi lahan seluas 28.000 hektare.

Adapun, pemerintah akan melanjutkan perbaikan jaringan irigasi untuk pengairan lahan sekitar 135.000 hektare pada tahun ini.

"Kementerian PUPR [akan] melaksanakan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi rawa di wilayah kerja blok A, B, C, dan D dengan luasan [lahan] adalah 137.000 hektare," katanya kepada Bisnis, Senin (8/2/2021).

Suparji menyatakan bahwa lokasi yang disiapkan untuk konstruksi food estate di Kalimantan Tengah adalah di kawasan eks proyek lahan gambut (PLG) atau di sekitar Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Suparji berujar pihaknya baru memperbaiki jaringan irigasi untuk lahan seluas 2.000 hektare di Kecamatan Dahadup.

Kementerian PUPR, kata Suparji, menargetkan dapat membangun jaringan irigasi hingga 137.000 hektare.

Pemerintah menargetkan pembangunan food estate di Kalimantan Tengah mencapai 168.000 hektare. Dengan kata lain, Kementerian PUPR masih harus membangun jaringan irigasi untuk mengairi 31.000 hektare lahan lain.

Di sisi lain, Suparji menilai pemilihan kawasan eks LPG sebagai lokasi food estate dapat menekan biaya konstruksi irigasi. Pasalnya, pemerintah dapat menekan biaya pembebasan lahan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lahan gambut food estate
Editor : Zufrizal

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top