Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PUPR Fokus Bangun Food Estate di Kalteng

Pemerintah akan melanjutkan perbaikan jaringan irigasi untuk pengairan lahan sekitar 135.000 hektare pada tahun ini.
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait perkembangan proyek food estate di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah - Youtube Setpres
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait perkembangan proyek food estate di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah - Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyatakan bahwa pengembangan kawasan food estate pada 2021 akan difokuskan pada Kalimantan Tengah.

Direktur Irigasi dan Rawa Kementerian PUPR Suparji mengatakan bahwa pihaknya telah menggarap sekitar 2.000 hektaree lahan untuk keperluan food estate dan mengidentifikasi jaringan irigasi rawa yang baik yang dapat mengairi lahan seluas 28.000 hektare.

Adapun, pemerintah akan melanjutkan perbaikan jaringan irigasi untuk pengairan lahan sekitar 135.000 hektare pada tahun ini.

"Kementerian PUPR [akan] melaksanakan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi rawa di wilayah kerja blok A, B, C, dan D dengan luasan [lahan] adalah 137.000 hektare," katanya kepada Bisnis, Senin (8/2/2021).

Suparji menyatakan bahwa lokasi yang disiapkan untuk konstruksi food estate di Kalimantan Tengah adalah di kawasan eks proyek lahan gambut (PLG) atau di sekitar Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Suparji berujar pihaknya baru memperbaiki jaringan irigasi untuk lahan seluas 2.000 hektare di Kecamatan Dahadup.

Kementerian PUPR, kata Suparji, menargetkan dapat membangun jaringan irigasi hingga 137.000 hektare.

Pemerintah menargetkan pembangunan food estate di Kalimantan Tengah mencapai 168.000 hektare. Dengan kata lain, Kementerian PUPR masih harus membangun jaringan irigasi untuk mengairi 31.000 hektare lahan lain.

Di sisi lain, Suparji menilai pemilihan kawasan eks LPG sebagai lokasi food estate dapat menekan biaya konstruksi irigasi. Pasalnya, pemerintah dapat menekan biaya pembebasan lahan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Andi M. Arief
Editor : Zufrizal
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper