Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

10 WK Migas yang Akan Dilelang Per Tahun hingga 2024, Ini Perinciannya

Untuk mengejar target produksi minyak 1 juta barel per hari, pemerintah akan secara agresif menawarkan wilayah kerja (WK) konvensional kepada investor.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 21 Januari 2021  |  18:11 WIB
Penampakan proyek pengembangan Lapangan gas Buntal/5 oleh Medco E&P Natuna Ltd. Istimewa / Dok. SKK Migas
Penampakan proyek pengembangan Lapangan gas Buntal/5 oleh Medco E&P Natuna Ltd. Istimewa / Dok. SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA — Untuk menggenjot produksi minyak mentah, pemerintah akan terus menawarkan wilayah kerja minyak dan gas bumi. Hingga 2024 mendatang akan ada 10 penawaran wilayah kerja konvensional tiap tahun.

Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Djoko Siswanto mengatakan bahwa seiring dengan rampungnya pembangunan dan pengembangan kilang, maka ke depannya kebutuhan minyak mentah akan terus meningkat. Pada 2030 kebutuhan minyak mentah akan mencapai 1,4 juta barel per hari.

"Sementara produksi minyak kita atau kita do nothing, maka pada 2030 akan kekurangan crude untuk bahan baku kilang. Untuk itu, kita mempunyai program 1 juta barel per hari pada 2030," ujarnya dalam sebuah webinar, Kamis (21/1/2021).

Djoko memaparkan bahwa untuk mengejar target itu, pemerintah akan secara agresif menawarkan wilayah kerja (WK) konvensional kepada investor. Pada tahun ini akan ada 10 WK konvensional yang akan dilelang. 10 WK itu merupakan pengalihan dari penawaran pada tahun lalu.

Adapun, 10 WK yang akan ditawarkan pada tahun ini adalah West Palmerah, Rangkas, Liman, Bose, Maratua II, Merangin III, Sekayu, North Kangean, Mamberamo, Cendrawasih.

Sementara itu, pada 2022 akan ada 10 WK konvensional yang ditawarkan yaitu adalah Barakuda, Peri Mahakam, North Ketapang, East Gebang, Ranau, East Muriah, Buton, Off Pulau Moa Selatan, Ogar, West Papua III.

Pada 2023 juga akan ada 10 WK konvensional yang ditawarkan yakni South Barito, North West Ganal, Budong-Budong, Malunda, East Bula, Semai IV, Kei, Papeda, Warim, Asmat.

Selanjutnya, pada 2024, sebanyak 10 WK konvensional yang akan ditawarkan ialah East Gebang, Baronang, Sokang, Kuningan, South Matindok, Enrekang, Bukat, Bulungan, Bone, dan East Sokang.

"Kalau kita lihat di sini untuk dapat produksi minyak bumi dalam negeri sebagai bahan baku kilang, pemerintah pada 2021—2024 akan melelang wilayah kerja baru," kata Djoko.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas dewan energi masional
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top