Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejumlah Katalis Ini Dorong Pemulihan Bisnis Properti

Keyakinan bahwa pemulihan bisnis properti bakal terjadi pada tahun ini terus menguat. Sejumlah katalis dianggap sebagai pemacu proses pemulihan sektor properti.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 07 Januari 2021  |  20:31 WIB
Pembangunan perumahan bersubsidi di Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat./Antara - Yulius Satria Wijaya
Pembangunan perumahan bersubsidi di Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat./Antara - Yulius Satria Wijaya

Bisnis.com, JAKARTA – PT Intiland Development Tbk. optimistis sektor properti tahun ini pulih dengan didukung sejumlah katalis positif.

Direktur Intiland Development Archied Noto Pradono mengatakan sektor properti diproyeksikan tumbuh positif di tahun ini. Hal itu dikarenakan suku bunga KPR menarik untuk sektor rumah tapak. Selain itu, pelaksanaan vaksinasi dan adanya omnibus law (UU Cipta Kerja).

"Tahun ini positif. Bunga KPR menarik dan fixed tenor lebih panjang, rumah tapak saat ini diminati," ujarnya kepada Bisnis pada Kamis (7/1/2021).

Meskipun apartemen saat ini kurang diminati, dia meyakini adanya ketentuan omnibus law yang memperbolehkan WNA dapat memiliki apartemen dapat bersumbangsih positifnya sektor properti.

"Apartemen menyusul, apalagi ada asing nanti bisa beli dengan omnibus law akan lebih mudah, industri juga kelihatannya bisa bagus," lanjutnya.

Namun, untuk perkantoran, lanjutnya, memang perlu mencari terobosan baru untuk demand-nya Pasalnya, saat ini kondisi pasokan agak banyak, sedangkan permintaannya sedikit.

"Harapan kami dengan omnibus law, FDI (foreign direct invesment) kita naik, kebutuhan office space meningkat," ucap Archied.

Sepanjang 2020 bisnis properti mengalami tekanan akibat pandemi Covid-19. Meski demikian, subsektor perumahan menjadi yang paling tahan banting, karena merupakan kebutuhan dasar dan pengembang juga melakukan berbagai siasat penjualan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti intiland
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top