Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Janjikan Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Serap SDM Lokal

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek pengembangan industri baterai kendaraan listrik terintegrasi antara LG Energy Solution Ltd dengan konsorsium BUMN akan menyerap sebanyak-banyaknya tenaga kerja lokal.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Desember 2020  |  14:46 WIB
Presiden Joko Widodo (tiga kanan) didampingi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (tiga kiri), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kiri), Bupati Batang Wihaji (empat kiri) dan jajaran menteri lainnya berbincang saat peninjauan Kawasan Industri Terpadu Batang dan Relokasi Investasi Asing ke Indonesia di Kedawung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020).  - ANTARA
Presiden Joko Widodo (tiga kanan) didampingi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (tiga kiri), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kiri), Bupati Batang Wihaji (empat kiri) dan jajaran menteri lainnya berbincang saat peninjauan Kawasan Industri Terpadu Batang dan Relokasi Investasi Asing ke Indonesia di Kedawung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020). - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek pengembangan industri baterai kendaraan listrik terintegrasi antara LG Energy Solution Ltd dengan konsorsium BUMN akan menyerap sebanyak-banyaknya tenaga kerja lokal.

"Menyangkut tenaga kerja, tenaga kerjanya akan dipakai semaksimal mungkin, sebanyak-banyaknya, kalau semuanya ada di Indonesia, semuanya akan dipakai di Indonesia. Terkecuali, pada level manajer, level teknisi yang memang belum ada di Indonesia," katanya dalam konferensi pers secara daring dari Jakarta, Rabu (30/12/2020).

Bahlil menuturkan dalam proses negosiasi, pemerintah Indonesia juga menekankan harus ada ikut serta pengusaha nasional dan pengusaha nasional di daerah serta UMKM dalam investasi tersebut. Hal itu dilakukan sebagai upaya mendorong agar investasi yang masuk juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah setempat.

"Jadi tidak hanya konteks kerja sama LG Group dengan konsorsium BUMN tapi juga swasta nasional, pengusaha nasional di daerah dan UMKM," katanya.

Rencananya, lokasi pabrik industri baterai kendaraan listrik itu dibagi dua, yang mana di sisi hulu dari pembangunan smelter dan tambang akan ditempatkan di Maluku Utara, adapun produksi prekursor dan katoda serta sebagian baterai sel akan ditempatkan di Kawasan Industri Terpadu Batang, di Jawa Tengah.

Hal lain yang juga ditekankan Bahlil dalam kesepakatan dengan investor Korea Selatan itu, yakni terkait dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tidak bisa ditawar.

"Kami minta pengolahan dari ore [bijih] nikel minimal 70 persen itu harus menjadi prekursor, katoda dan baterai sel. Dalam MoU ini, output dari ore nikel menjadi prekursor, katoda, itu harus dikelola minimal 70 persen di Indonesia," katanya.

Pemerintah Indonesia telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan LG Energy Soluiton Ltd, anak perusahaan konglomerasi LG Group untuk pengembangan industri baterai kendaraan listrik.

Pengembangan pabrik baterai kendaraan listrik terintegrasi dari hulu ke hilir ini diklaim jadi proyek pertama di dunia karena seluruh proses mulai dari pertambangan bahan baku nikel hingga peleburan, pemurnian, industri prekurso dan katoda hingga daur ulang baterai akan dilakukan di Indonesia. Total rencana investasinya pun mencapai 9,8 miliar dolar AS atau setara Rp142 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bahlil lahadalia Pabrik Baterai Kawasan Industri Batang LG Energy Solution

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top