Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenperin Jembatani Otomasi Mesin Produksi Gula Semut

Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin mendorong para pelaku IKM melakukan program Pendampingan Otomasi Produk bagi IKM Permesinan Teknologi Tepat Guna (TTG) di Kebumen, Jawa Tengah.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  14:49 WIB
Mesin gula semut.  - CV Rumah Mesin
Mesin gula semut. - CV Rumah Mesin

Bisnis.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin mendorong para pelaku IKM melakukan program Pendampingan Otomasi Produk Bagi IKM Permesinan Teknologi Tepat Guna (TTG) di Kebumen, Jawa Tengah.

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan implementasi yang dilakukan dalam program tersebut adalah sistem alat kontrol otomatisasi yang dapat membantu proses oven gula semut konvensional produksi CV Rumah Mesin.

Gati menjelaskan oven gula semut produksi CV Rumah Mesin yang sebelumnya masih konvensional dengan mengandalkan campur tangan manusia dan belum mampu memberikan hasil konsisten, menjadi terotomatisasi oleh alat yang dikembangkan PT Bogortech Pratama Internusa sebagai penyedia teknologi.

PT Bogortech Pratama Internusa merupakan salah satu pemenang kompetisi yang diinisiasi Kemenperin, yaitu Startup4Industri pada 2019 lalu.

“PT Bogortech merancang dan membuat sebuah alat bernama BT-Smart Temp X atau kontrol otomatisasi yang dapat membantu oven konvensional menjadi otomatis dalam proses pemanasan, mengatur waktu perubahan temperatur oven dan monitoring realtime suhu yang terintegrasi dalam satu sistem,” katanya melalui siaran pers, Jumat (4/12/2020).

Gati menerangkan bahwa BT-Smart Temp X memiliki tampilan LCD display untuk menunjukan nilai suhu dan waktu, beserta tombol input untuk melakukan setting. Alat ini memiliki enam mode setting proses yang bisa disesuaikan dengan kondisi bahan baku gula semut dan dapat tersimpan permanen di dalam alat.

Sederhananya, alat ini akan menggantikan keterlibatan manusia dengan cara mematikan solenoid valve gas secara otomatis apabila nilai temperatur yang diinput tercapai. Oven tersebut juga bekerja secara otomatis sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan, sehingga dapat mengurangi faktor kesalahan manusia dan menghasilkan kualitas gula semut yang lebih konsisten.

Keunggulan lain alat ini adalah memiliki komponen sensor serta display yang ekonomis dibandingkan dengan alat sistem kontrol industri di pasaran. “Hal ini tentu saja merupakan komitmen PT Bogortech untuk mendukung perkembangan IKM dalam negeri khususnya dalam bidang otomatisasi mesin proses,” ujar Gati.

PT Bogortech Pratama Internusa merupakan startup yang berdiri sejak 2012 dan bergerak di bidang Panel Otomasi, Panel Distribusi, AGV Robot, dan Mesin Industri untuk manufaktur.

Bogortech berharap dengan teknologi yang dimiliki dapat berguna dan berkolaborasi dalam memberikan solusi inovatif dan terdepan untuk industri manufaktur, dalam hal ini adalah CV Rumah Mesin selaku IKM Permesinan TTG.

Kegiatan penutupan pada program pendampingan otomatisasi bagi pelaku IKM, juga bersamaan dengan uji coba dan serah terima prototype Oven Gula Semut yang sudah diotomatisasi dengan BT-Smart Temp X kepada CV Agro Berdikari, yang merupakan salah satu IKM produsen Gula Semut di Kebumen yang sudah mampu ekspor.

“Diharapkan dengan adanya pendampingan ini dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas gula semut produksi CV Agro Berdikari, serta mampu menggugah para pelaku IKM utamanya produsen Gula Semut untuk memanfaatkan mesin atau peralatan yang sudah terotomatisasi buatan dalam negeri dalam rangka peningkatan efisiensi proses produksi dan kualitas produknya,” ujar Gati.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gula semut Revolusi Industri 4.0
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top