Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Chatib Basri: Insentif Pajak Tidak Efektif untuk Saat Ini

Ekonom Senior Chatib Basri mengatakan bahwa insentif perpajakan tidak efektif dikeluarkan pemerintah untuk saat ini. Ini alasannya
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 03 Desember 2020  |  21:48 WIB
Pengamat Ekonomi M. Chatib Basri. - FB Sri Mulyani
Pengamat Ekonomi M. Chatib Basri. - FB Sri Mulyani

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah mengeluarkan berbagai stimulus kepada masyarakat dan pengusaha di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya keringanan pajak penghasilan atau PPh badan.

Ekonom Senior Chatib Basri mengatakan bahwa insentif perpajakan tidak efektif dikeluarkan pemerintah untuk saat ini. Perusahaan yang rugi tentu bebas pungutan karena tidak memiliki penghasilan.

“Jadi tax incentive (insentif pajak) baru efektif ketika ekonomi saat normal. Kalau mau beri insentif, saat yang tepat adalah tahun depan,” katanya melalui diskusi virtual, Kamis (3/12/2020).

Chatib yang juga mantan menteri keuangan ini menjelaskan bahwa itu sebabnya kebijakan pengurangan pajak tidak banyak dimanfaatkan pengusaha.

Oleh karena itu, kebijakan yang tepat adalah dengan gencar memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian yang diterima, pendapatan para pekerja kantoran saat ini sekitar 99,7 persen dari keadaan normal. Lalu pengusaha penghasilannya menjadi 85,6 persen. Sedangkan pekerja informal 70,9 persen.

“Maka kelompok ini [informal] yang perlu dibantu. Itu sebabnya saat awal Covid-19 saya katakan kasih BLT. Itu paling superior untuk berikan bantuan sosial,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

insentif pajak chatib basri Virus Corona Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top