Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penumpang KRL Melonjak, Pengguna Wajib Pantau KRL Access

KAI Commuter meminta penggunanya untuk memantau aplikasi KAI Access usai jumlah penumpang KRL terus mengalami kenaikan pada bulan ini.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 23 November 2020  |  09:26 WIB
Penumpang KRL Commuter Line Bogor-Jatinegara KA6115 berdesakan,d an tanpa jarak yang berisiko tertular Covid-19. - Twitter @annmaart20
Penumpang KRL Commuter Line Bogor-Jatinegara KA6115 berdesakan,d an tanpa jarak yang berisiko tertular Covid-19. - Twitter @annmaart20

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah pengguna KRL Jabodetabek pada November 2020 mulai meningkat sebesar 22 persen seiring dengan perilaku masyarakat yang juga mulai kembali beraktivitas dengan naik transportasi publik.

VP Corporate Communications KAI Commuter Anne Purba mengatakan jumlah pengguna KRL meningkat 22 persen dibandingkan dengan pada bulan lalu, dengan rata-rata pengguna mencapai 400.000 orang pada hari kerja.

Dia menyampaikan untuk menghindari kepadatan, KAI Commuter menyarankan pengguna bepergian di luar jam sibuk. Jika harus bepergian di jam sibuk, pengguna juga dapat memanfaatkan aplikasi KRL Access.

"Aplikasi KRL Access versi terbaru dari KAI Commuter ini dirancang menyesuaikan dengan situasi dan kebutuhan pengguna KRL pada masa pandemi ini. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur informasi kepadatan di stasiun yang diperbarui setiap lima menit," kata Anne, Selasa (23/11/2020).

Fitur ini menginformasikan apakah antrean di stasiun padat atau tidak kepada para pengguna KRL Access. Selain itu, fitur informasi posisi terkini (real time) KRL Jaboddetabek juga tetap tersedia. Dengan fitur ini pengguna dapat mengetahui posisi kereta yang hendak dinaiki.

KAI Commuter berharap para pengguna dapat merencanakan perjalanannya dengan membuka aplikasi KRL Access sebelum menuju ke stasiun. Dengan mengakses berbagai informasi yang ada, pengguna bisa membuat rencana perjalanan dan keputusan yang lebih aman dan tidak berisiko menemui kepadatan di stasiun maupun di dalam kereta.

Aplikasi KRL Access versi terbaru ini telah tersedia sejak Juli 2020. Aplikasi telah tersedia di Play Store untuk Android maupun App Store untuk pengguna iOS. Hingga saat ini aplikasi KRL Access versi terbaru telah diunduh hampir 200 ribu pengguna.

Seluruh protokol kesehatan dan aturan tambahan dalam menggunakan KRL tetap berlaku. Protokol kesehatan 3M serta pembersihan KRL Jabodetabek dan penyemprotan disinfektan pada stasiun maupun kereta rutin dilakukan oleh KAI Commuter.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai kereta api
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top