Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produk RI Diserbu di Festival Belanja Alibaba, Ellips Paling Banyak Dicari

Alibaba menyebutkan produk Indonesia yang paling populer pada Festival Belanja kali ini mencakup produk perawatan rambut, suplemen makanan, sarang burung dan produk gizi, tas wanita, dan minuman.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 23 November 2020  |  16:00 WIB
Karyawan Alibaba tengah mengemas barang pesanan pelanggan.  - Reuters
Karyawan Alibaba tengah mengemas barang pesanan pelanggan. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah produk asal Indonesia menjadi kontributor utama pada tren festival belanja 11.11 yang digelar Alibaba.

Adapun produk internasional yang paling banyak diminati konsumen China selama Festival Belanja Global 11.11 Alibaba tahun ini mencakup produk perawatan diri dan suplemen kesehatan. 

Produk perawatan rambut Ellips dan sarang burung walet XIAONIAO merupakan salah dua dari merek Indonesia yang paling diminati pada Festival 11.11 2020. Posisi keduanya diikuti oleh brand Kara, Gemez, dan Tays Bakers. Selain itu, YOU C1000 dan Indomie juga termasuk dalam jajaran merek terkemuka pada festival ini.

Presiden Direktur PT Kino Indonesia Tbk, perusahaan yang memproduksi Ellips, Harry Sanusi mengemukakan bahwa terjadi peningkatan permintaan produk dalam partisipasi kali ini. Dia menyebutkan bahwa perluasan pasar menjadi salah satu misi perusahaan.

“Tmall Global, sebagai salah satu pintu masuk utama ke pasar Tiongkok, memberikan kami banyak manfaat dimana kami dapat mempertahankan dan meningkatkan performa kami di pasar China. Dari pengalaman kami, kami melihat bagaimana minat konsumen terhadap produk perawatan rambut kami, dan demikian juga terhadap produk perawatan pribadi lainnya produksi Kino Indonesia, turut meningkat secara signifikan,” kata Harry dalam keterangan resmi, Senin (23/11/2020).

Minat yang tinggi terhadap produk pun dirasakan oleh XIAONIAO yang untuk pertama kalinya berpartisipasi pada Festival 11.11 2020. Perusahaan ini tercatat telah melakukan ekspor produk sarang burung walet ke China sejak 2011 dan ingin memperluas penjualan secara digital.

“Setelah XIAONIAO menjadi merek sarang burung Indonesia pertama yang telah diluluskan oleh pemerintah China untuk ekspor pada 2011, brand kami sudah dikenal oleh para supplier besar melalui penjualan wholesale. Maka itu, dengan perkembangan pesat dunia digital, tahun ini kami ingin lebih fokus untuk menjangkau pasar online retail – dan platform Alibaba telah memfasilitasi tujuan ini,” kata Boedi Mranata, CEO of XIAONIAO.

Alibaba melaporkan bahwa semakin banyak merek internasional yang berpartisipasi dalam Festival 11.11 dengan diluncurkannya 2.600 merek internasional baru.

Festival kali ini diikuti oleh 31.766 merchant lintas batas, lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu yang menjaring 22.000 merchant internasional dari 78 negara dan wilayah.

Tahun ini, Festival 11.11 Alibaba mencatatkan penjualan kotor senilai RMB498,2 miliar atau sekitar Rp107,7 triliun. Jumlah ini naik 26 persen dibandingkan dengan capaian pada tahun sebelumnya.

Alibaba menyebutkan produk Indonesia yang paling populer pada Festival Belanja Global 11.11 Alibaba mencakup produk perawatan rambut, suplemen makanan, sarang burung dan produk gizi, tas wanita, dan minuman.

Sementara merek dengan pembelian lintas batas paling populer mencakup Ellips, Xiaoniao, Kara, Gemez, Tays Bakers, dan diikuti oleh brand lainnya seperti YOU C1000 dan Indomie.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja online alibaba harbolnas
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top