Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kapasitas Kursi Penerbangan di Soetta Lampaui Dubai, apalagi Changi!

Kapasitas kursi penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Oktober 2020 sekitar 2 juta kursi, lebih banyak dibandingkan dengan sejumlah bandara lain.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 15 November 2020  |  10:15 WIB
Petugas memeriksa Kartu Kewaspadaan Kesehatan penumpang yang baru tiba di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (2/3/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Petugas memeriksa Kartu Kewaspadaan Kesehatan penumpang yang baru tiba di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (2/3/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — OAG Frequency & Statistics mengindikasikan aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta pada Oktober 2020 terlihat lebih sibuk dibandingkan dengan bandara-bandara lainnya dari sisi ketersediaan kursi penumpang pesawat.

Kapasitas kursi penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Oktober 2020 sekitar 2 juta kursi, lebih banyak dibandingkan dengan bandara lain, semisal, Bandara Changi (314.084 kursi), Hong Kong (499.370 kursi), Seoul (861.355 kursi), Amsterdam (1,59 juta kursi), Paris Charles de Gaulle (1,32 juta kursi), Chicago O'Hare, (1,91 juta kursi), Frankfurt (1,30 juta kursi), Istanbul (1,51 juta kursi), dan Dubai (1,5 juta kursi).

Pasar penerbangan di Bandara Soetta berada dalam tren positif berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh lembaga penyedia data penerbangan global, OAG, yang berbasis di Inggris.

Sesuai dengan laporan OAG Frequency & Statistics, kapasitas kursi penerbangan (seat capacity) yang tersedia di Bandara Soekarno-Hatta pada Oktober 2020 tercatat sekitar 2 juta kursi atau naik 0,2 persen dibandingkan dengan September 2020.

Kapasitas kursi pada Oktober 2020 yang sebanyak 2 juta kursi itu sudah mencapai sekitar 57 persen dari posisi Oktober 2019 saat tidak ada pandemi Covid-19 yakni sebanyak 3,55 juta kursi.

Sementara itu, PT Angkasa Pura II (Persero) selalu menjaga operasional Bandara Soetta sebagai jangkar rute domestik di Indonesia. Peningkatan penerbangan di bandara tersebut mengindikasikan peningkatan di bandara lainnya.

Dirut AP II Muhammad Awaluddin mengatakan bahwa pihaknya akan selalu menjaga operasional Bandara Soetta sebagai bandara jangkar di rute domestik.

“Peningkatan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta berarti juga peningkatan penerbangan di bandara lainnya. Oleh karena itu, PT Angkasa Pura II sangat fokus dalam menjaga operasional dan konektivitas Bandara Soekarno-Hatta termasuk di tengah pandemi ini melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya, Minggu (15/11/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penerbangan bandara soekarno-hatta pandemi corona
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top