Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Chatib Basri: Omnibus Law Belum Berdampak Jika Pandemi Masih Ada!

Chatib memperkirakan pemulihan ekonomi baru akan terjadi pada 2022. Tahun depan pun, dia memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh pada kisaran 3,5 hingga 4 persen, lebih rendah dibandingkan dengan proyeksi pemerintah.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 11 November 2020  |  17:27 WIB
Pengamat Ekonomi M. Chatib Basri. - FB Sri Mulyani
Pengamat Ekonomi M. Chatib Basri. - FB Sri Mulyani

Bisnis.com, JAKARTA - Ekonom Senior Chatib Basri menilai dampak dari omnibus law Cipta Kerja baru akan berdampak ke investasi pada 2 tahun mendatang. Menurutnya, investasi masih akan tertahan jika pandemi Covid-19 masih belum berhasil ditangani.

"Omnibus law belum berdampak kalau pandemi masih ada, jadi harus ditangani ini, dampaknya baru akan terasa 2 tahun dari sekarang," katanya dalam Webinar Economic Outlook 2021: Menebak Arah Ekonomi 2021, Peluang, dan Tantangan, Rabu (11/11/2020).

Mantan Menkeu pada era SBY ini mengatakan pemulihan investasi akan bergantung pada proses pemulihan ekonomi di Indonesia. Chatib memperkirakan pemulihan ekonomi baru akan terjadi pada 2022. Tahun depan pun, dia memperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh pada kisaran 3,5 hingga 4 persen, lebih rendah dibandingkan dengan proyeksi pemerintah.

Hal ini dikarenakan, penemuan dan pendistribusian vaksin masih menghadapi ketidakpastian pada 2021, sehingga protokol kesehatan harus tetap diterapkan dalam aktivitas masyarakat.

Jika kondisi ini masih berlanjut, kapasitas dunia usaha diperkirakan hanya bisa beroperasi sekitar 70 hingga 80 persen, belum akan kembali ke level normal, termasuk kegiatan produksi dan investasi.

Dalam hal ini, Chatib berpendapat, vaksin dapat menjadi katalis positif dalam mendorong pemulihan ekonomi, yang pada akhirnya akan mengungkit investasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi Pertumbuhan Ekonomi chatib basri Omnibus Law Covid-19
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top