Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lelang Proyek Pipa Gas Cirebon-Semarang Ditentukan Pekan Depan

BPH Migas saat ini masih berdiskusi lebih lanjut terkait dengan hasil analisis yang dilakukan tim khusus yang dipimpin oleh Direktorat Gas Bumi BPH Migas.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 11 November 2020  |  21:21 WIB
Jaringan pipa gas - Bloomberg
Jaringan pipa gas - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi bakal menentukan kelanjutan proyek jaringan pipa transmisi gas bumi Cirebon—Semarang pada pekan depan.

Komite BPH Migas Jugi Prajogio mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih berdiskusi lebih lanjut terkait dengan hasil analisis yang dilakukan tim khusus yang dipimpin oleh Direktorat Gas Bumi BPH Migas.

Adapun, diskusi tersebut bertujuan membahas opsi yang akan diambil untuk proses lelang ruas Cirebon—Semarang (Cisem) pascamundurnya PT Rekayasa Industri dari proyek itu. Selain itu, diskusi tersebut bertujuan menentukan kewajiban yang harus diselesaikan pihak Rekind kepada BPH Migas.

“Pekan depan baru rapat komite untuk memutuskan solusi terbaik,” katanya kepada Bisnis, Rabu (11/11/2020).

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa menjelaskan bahwa sesuai dengan hasil rapat Komite BPH Migas pada 12 Oktober 2020 dengan mempertimbangkan ruas pipa Cisem merupakan proyek strategis nasional (PSN), maka BPH migas akan melakukan kajian internal.

Selain Direktorat Gas Bumi BPH Migas, tim itu berkoordinasi dengan pemangku kepentingan yakni Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kantor Staf Presiden, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

"Setelah satu bulan ada keputusan bersama bagaimana solusi pipa ini," katanya dalam konferensi pers virtual, Rabu (14/10/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pipa gas lelang proyek
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top