Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bio Farma Akan Terima Bahan Baku Vaksin Covid-19 Sesuai Jadwal

Uji klinis tahap III dan emergency use authorization akan didapatkan pabrikan sekitar Januari 2020.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 05 November 2020  |  15:26 WIB
Presiden Joko Widodo meninjau fasilitas produksi dan pengemasan vaksin Covid-19 di PT Bio Farma (Persero), Bandung Jawa Barat, Selasa (11/8 - 2020) / Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo meninjau fasilitas produksi dan pengemasan vaksin Covid-19 di PT Bio Farma (Persero), Bandung Jawa Barat, Selasa (11/8 - 2020) / Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bio Farma (Persero) akan memproduksi vaksin Covid-19 jika pemeriksaan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan pada pabrikan Sinovac Biotech Ltd. rampung.

Head of Corporate Communication Bio Farma Iwan Setiawan mengatakan bahwa saat ini pemeriksaan oleh utusan BPOM di pabrikan Sinovac masih berlangsung. Adapun, lanjutnya, Bio Farma akan tetap menerima bahan baku vaksin Covid-19 sesuai dengan jadwal.

"November 2020 akan kami terima bahan baku vaksin Covid-19 dalam bentuk bulk. Produksi tetap akan dilakukan setelah selesai uji klinis tahap III dan mendapatkan izin emergency use authorization dari BPOM," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (5/11/2020).

Iwan menyatakan bahwa uji klinis tahap III dan emergency use authorization akan didapatkan pabrikan sekitar Januari 2020. Seluruh persiapan produksi dan penyediaan vaksin Covid-19 masih sesuai dengan rencana.

Menurutnya, uji klinis tahap III vaksin besutan Sinovac, atau CoronaVac, belum menemukan efek samping berat. Selain itu, belum ada kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) yang signifikan.

Iwan mendata seluruh subjek uji klinis tahap III yang mencapai 1.620 orang telah mendapatkan suntikan pertama.

Imunisasi menggunakan CoronaVac membuat jumlah imunisasi per orang sebanyak dua kali.

"[Saat ini proses uji klinis tahap III] menunggu monitoring uji klinis sampai dengan Januari 2021," katanya.

Dalam rapat dengar pendapat antara Bio Farma dan Komisi VI DPR,  Sinovac berkomitmen mengirimkan bahan baku CoronaVac untuk produksi 15 juta dosis pada November—Desember. Sementara itu, akan ada 35 juta dosis yang akan dikirimkan dalam bentuk bahan baku pada kuartal I/2021.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bio farma Vaksin Covid-19
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top