Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Agar MICE dan Konser Musik Tak Jadi Klaster Covid-19

Kemenparekraf meminta agar penyelenggara MICE dan event lain seperti konser musik menerapkan protokol CHSE untuk mencegah penularan Covid-19.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 04 November 2020  |  10:25 WIB
Calon penumpang mencari informasi penerbangan di salah satu pameran wisata di Jakarta, Minggu (1/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Calon penumpang mencari informasi penerbangan di salah satu pameran wisata di Jakarta, Minggu (1/3/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) wajib dilakukan dalam kegiatan wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE) serta penyelenggaraan event lainnya seperti konser musik.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaran Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Rizki Handayani meminta penyelenggara untuk aktif dalam melakukan protokol tersebut agar tidak terjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

“Sektor ini melibatkan banyak pihak. Ada penyelenggaranya, kemudian peserta hingga event organizer yang membantu penyelenggara kemudian vendor yang menyediakan logistik kebutuhan event tersebut. Kita harus peduli agar semua pihak memenuhi dan mengimplementasikan protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” ujar Rizki dalam siaran pers, Rabu (4/11/2020).

Dia mencontohkan pertunjukan band Gigi merupakan salah satu bentuk implementasi protokol kesehatan CHSE, yang sebelum melakukan penampilan mereka melakukan rapid test dan saat tampil diatas panggung selalu berjaga jarak serta menggunakan masker.

Rizki menjelaskan pelaku industri MICE dan event telah mengapresiasi panduan protokol kesehatan, bahkan sudah ada pihak-pihak tertentu yang meminta protokol tersebut dalam bahasa Inggris.

"Mereka sangat mengapresiasi bahwa Indonesia sudah memiliki protokol kesehatan ini. Kita harapkan, setiap Kemenparekraf menggelar kegiatan protokol ini bisa diikuti dan dilaksanakan dengan baik. Protokol ini tetap jalan meskipun nantinya vaksin sudah ada," ujarnya.

Dia menambahkan saat penyelenggaraan kegiatan, perlu dibentuk task force atau satuan tugas yang memonitor protokol CHSE.

"Karena mereka yang akan memantau pelaksanaan CHSE, sehingga bisa dicontoh Kementerian/Lembaga lainnya," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenparekraf mice
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top