Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Eni Tawarkan Aset di Australia, Perusahaan Migas Indonesia Ini Berminat

Penjualan tersebut juga merupakan bagian dari rencana perusahaan untuk fokus pada bahan bakar energi yang lebih bersih.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 29 Oktober 2020  |  07:06 WIB
Logo perusahaan migas asal Italia, Eni. - Istimewa/Eni.com
Logo perusahaan migas asal Italia, Eni. - Istimewa/Eni.com

Bisnis.com, JAKARTA — Eni, perusahaan migas asal Italia, dan penasihatnya, Citi, menargetkan dapat meraih pemasukan US$1 miliar dari penjualan aset ladang gas di Australia.

Satu sumber yang mengetahui rencana tersebut seperti dikutip www.hydrocarbons-technology.com dari Reuters, Rabu (28/10/2020) menyatakan bahwa Medco Energi Internasional Indonesia dan konsorsium yang terdiri atas Australia Macquarie dan perusahaan E&P Neptune Energy sedang mengikuti penawaran tersebut.

Platform investasi infrastruktur global Morgan Stanley Infrastructure juga disebutkan telah menunjukkan ketertarikan pada penawaran tersebut.

Kantor berita tersebut mengutip salah satu sumber yang menyatakan, "Penjualan tersebut menghasilkan minat yang terbatas."

Penjualan aset ladang gas Australia adalah bagian dari rencana Eni untuk menjual aset noninti guna mengumpulkan dana setelah 'penurunan global' yang dipicu akibat pandemi virus corona baru (Covid-19).

Penjualan tersebut juga merupakan bagian dari rencana perusahaan untuk fokus pada bahan bakar energi yang lebih bersih.

Sumber lain menyatakan bahwa "Penjualan tidak termasuk aset surya yang dimiliki grup di sana."

Salah satu sumber mengatakan bahwa Eni juga berusaha menjual asetnya di Pakistan dan Kongo, tetapi tidak mengungkapkan perincian lebih lanjut.

Pada Juli, Eni menemukan minyak di sumur baru di konsesi Meleiha barat daya di Gurun Barat Mesir.

Pada Juni, Eni dan Korea Gas Corporation menandatangani nota kesepahaman untuk lebih memperkuat kerja sama mereka di sektor energi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

medco energi internasional australia perusahaan migas
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top