Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jelang Libur Panjang, Pemesanan Tiket Kereta Tertinggi 27–28 Oktober

PT KAI Daop 1 Jakarta menyebutkan jumlah rata-rata penumpang per hari pada momen libur panjang akhir bulan ini bertambah lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan akhir pekan lalu.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 25 Oktober 2020  |  21:11 WIB
Penumpang berjalan menuju gerbong di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (7/6/2019).  - Antara
Penumpang berjalan menuju gerbong di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (7/6/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daearah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat menjelang libur panjang pada akhir Oktober 2020 angka tertinggi pemesanan tiket keberangkatan terjadi untuk 27 Oktober 2020 dan 28 Oktober 2020.

Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa memerinci volume sementara keberangkatan hingga Selasa 27 Oktober 2020 mencapai sekitar 7.270 hingga Rabu 28 Oktober 2020 dengan volume sementara sekitar 7.679 penumpang.

"Data pemesanan tiket per 24 Oktober 2020 menunjukkan angka tertinggi untuk keberangkatan antara 27 Oktober 2020 dengan volume sementara sekitar 7.270 hingga Rabu 28 Oktober 2020 dengan volume sementara sekitar 7.679 penumpang. Data tersebut masih dapat berubah karena masih terdapat pemesanan tiket secara online," jelasnya melalui siaran pers pada Minggu (25/10/2020).

Jumlah rata-rata penumpang per hari pada momen libur panjang tersebut bertambah lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan akhir pekan lalu pada Jumat, 16 Oktober 2020 yakni 2.876 penumpang dengan total pengoperasian 18 kereta.

Untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna jasa kereta yang meningkat, kata Eva, pada periode momen libur panjang ini akan terdapat 27 perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) per hari yang akan berangkat dari area Daop 1 Jakarta dengan keberangkatan awal dari Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Jakarta Kota.

Dia mengharapkan calon penumpang mengatur waktu keberangkatannya dan menyiapkan rentang waktu yang cukup jika tetap akan melakukan rapid test pada hari yang sama dengan hari keberangkatan, tidak disarankan datang 3 jam sebelum keberangkatan untuk menghindari risiko tertinggal kereta, mengingat antrean rapid test di stasiun cukup padat.

Rapid tes bagi calon penumpang tidak harus dilakukan di stasiun, melainkan dapat juga di klinik-klinik terdekat yang menyediakan fasilitas uji kesehatan tersebut.

Di area Daop 1 Jakarta layanan rapid test bagi calon penumpang dilayani di Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen dengan jam operasional pukul 07.00 WIB s.d 19.00 WIB serta biaya Rp85.000. Calon penumpang yang ingin melakukan rapid test di stasiun harus memiliki kode booking tiket KAJJ yang telah terbayar lunas.

Bagi calon penumpang yang kedapatan reaktif saat rapid test tidak diperkenankan melakukan perjalanan dan biaya tiket dikembalikan 100 persen di luar bea pesan serta disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

Untuk ketentuan resrvasi tiket saat ini dapat dipesan mulai H-7 sebelum keberangkatan secara online melalui Aplikasi KAI Access atau channel eksternal yang telah bekerja sama. Pelayanan tiket di loket stasiun hanya melayani penumpang go show 30 menit sebelum kereta berangkat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai kereta api
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top