Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Stasiun Rangkasbitung Jadi Stasiun Khusus KMT per 3 November

PT Kereta Commuter Indonesia menjadikan Stasiun Rangkasbitung menjadi khusus Kartu Multi Trip (KMT) pada 3 November 2020 guna mempermudah pengguna dalam berganti moda.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  16:53 WIB
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Rangkaian kereta rel listrik (KRL) melintas di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Minggu (19/4/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan memberlakukan kebijakan baru bagi pengguna KRL dan kereta api lokal di Stasiun Rangkasbitung. Mulai 3 November 2020, Stasiun Rangkasbitung dijadikan sebagai stasiun khusus Kartu Multi Trip (KMT) serta pembayaran elektronik lainnya.

VP Corporate Communications KCI Anne Purba mengatakan Stasiun Rangkasbitung akan menjadi stasiun yang khusus melayani pengguna dengan Kartu Multi Trip (KMT) dan kartu uang elektronik bank. Hal tersebut dinilai bisa mempermudah pengguna dalam berganti moda kereta di stasiun.

“Dengan kebijakan ini, layanan tiket di Stasiun Rangkasbitung hanya dapat menerima transaksi dengan menggunakan KMT, kartu uang elektronik bank, maupun tiket dengan kode QR melalui Link Aja,” jelasnya melalui siaran pers, Kamis (22/10/2020).

Para pengguna KRL yang bertransaksi dengan Tiket Harian Berjaminan (THB) dengan tujuan Stasiun Rangkasbitung masih dapat keluar dari gate elektronik stasiun. Mereka yang menggunakan THB Pergi Pulang (PP) juga masih dapat melakukan perjalan kembali dari Stasiun Rangkasbitung. Namun, di Stasiun Rangkasbitung mulai 3 November 2020 tidak ada layanan pembelian maupun isi ulang THB.

Selama masa pandemi Covid-19 ini KCI terus mengajak pengguna KRL untuk mengurangi transaksi dengan uang tunai. Kebijakan ini adalah bagian dari upaya memberikan pelayanan yang mengutamakan kesehatan karena uang tunai yang sering berpindah tangan dapat menjadi salah satu media penularan Covid-19.

Selain itu, dengan mengurangi transaksi tunai juga dapat mengurangi antrean di stasiun sehingga dapat memaksimalkan upaya jaga jarak aman.

Sejalan dengan pemberlakukan Stasiun KMT, mulai 3 November 2020 di Stasiun Rangkasbitung juga akan dimulai pengaturan baru untuk akses keluar/masuk khusus bagi pengguna KRL yang akan melanjutkan perjalanan dengan kereta lokal maupun sebaliknya. Inilah bentuk layanan KCI dalam memudahkan pengguna berpindah moda dari satu jenis transportasi kereta api ke jenis kereta lainnya.

Bagi pengguna kereta lokal yang ingin melanjutkan perjalanannya menggunakan KRL dan telah memiliki Kartu Multi Trip (KMT) atau kartu uang elektronik bank dapat keluar melalui pintu yang terletak di sisi tengah bangunan utama Stasiun Rangkasbitung. Pengguna kemudian menuju gate elektronik untuk melakukan tap masuk KMT atau kartu bank, dan selanjutnya naik KRL yang tersedia.

Sebaliknya, bagi pengguna KRL yang hendak meneruskan perjalanan dengan KA Lokal juga dapat langsung melakukan tap keluar kartunya pada gate elektronik di pintu sisi tengah bangunan utama Stasiun Rangkasbitung. Pengguna kemudian dapat langsung menuju loket tiket khusus KA lokal yang tersedia di lokasi, dan masuk kembali ke dalam area steril stasiun melalui pintu boarding yang ada.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api krl
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top