Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Meski Pandemi, Produsen Bahan Bangunan IMPC Panen Laba Rp57 Miliar

Pabrikan dan distributor bahan bangunan dan barang plastik PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) meraup laba bersih Rp57 miliar pada kuartal III 2020 atau tumbuh 147,8 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu Rp23 miliar.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  16:15 WIB
Twinlite. PT Impack Pratama Industri Tbk memiliki varian produk lembaran atap Polycarbonate, Vynil, uPVC, Serat (Fiber) dan  Fiber Reinforced Polyester (FRP).  - Impack Pratama Industri
Twinlite. PT Impack Pratama Industri Tbk memiliki varian produk lembaran atap Polycarbonate, Vynil, uPVC, Serat (Fiber) dan Fiber Reinforced Polyester (FRP). - Impack Pratama Industri

Bisnis.com, JAKARTA - Pabrikan dan distributor bahan bangunan dan barang plastik PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) meraup laba bersih Rp57 miliar pada kuartal III 2020 atau tumbuh 147,8 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu Rp23 miliar.

"Kami bersyukur karena perusahaan dapat mencatat kinerja positif di tengah situasi pandemi ini dan kuartal III 2020 dapat kami lewati dengan baik dengan mencatatkan penjualan yang meningkat," kata Direktur Utama PT Impack Pratama Industri Tbk Haryanto Tjiptodihardjo dalam pernyataan di Jakarta, Kamis (22/10/2020).

IMPC membukukan penjualan Rp465 miliar pada kuartal III 2020, naik 27 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Haryanto menuturkan, kondisi keuangan sejauh ini juga masih relatif baik, di mana posisi kas konsolidasi per akhir September ada di Rp286 miliar. "Kami juga diberi rating idA– dengan outlook stabil dari Pefindo saat review pemeringkatan tahunan obligasi di September 2020 lalu," ujarnya seperti dikutip ANtara.

Perseroan juga akan membagikan deviden interim sebesar Rp10 per saham pada November ini dan telah disetujui oleh direksi dan dewan komisaris perseroan. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2020, perseroan tidak membagikan deviden untuk menjaga neraca kekuatan modal dan arus kas saat itu.

Ia menambahkan, beberapa terobosan baru yang dilakukan perseroan sampai September tahun ini adalah meluncurkan dua produk varian baru yaitu Ecolite, atap Pet ramah lingkungan yang terbuat dari recycle Pet botol dan Aquatuff, pelapis water proofing untuk atap dak atau dinding.

"Semoga dengan segala terobosan dan kerja keras ini, perseroan dapat memenuhi target penjualan kuartal IV 2020 minimal sama dengan kuartal III 2020, dimana pada umumnya kuartal IV adalah periode penjualan tertinggi perseroan," kata Haryanto.

Impack Pratama Industri mengawali kegiatan usahanya di bidang industri kimia khususnya di segmen manufaktur hilir plastik (polimer) dengan memproduksi polypropylene twinwall sheet, yaitu produk polimer-termo plastik yang digunakan sebagai komponen pendukung kebutuhan sehari-hari serta produk dengan merek Impraboard.

Dengan memproduksi kedua produk tersebut, Impack Pratama Industri menjadi satu satunya produsen polypropylene twinwall sheet pertama di Asia Tenggara.

Perjalanan bisnis Perseroan diwarnai dengan hadirnya beragam inovasi produk polimer serta akuisisi beberapa produsen polimer strategis sehingga melahirkan produk–produk, seperti Vinyl Compound dan sealant, lembaran Vynil, alumunium composite panel, uPVC, serta twinwall polycarbonate untuk kebutuhan material bahan bangunan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bahan bangunan rangka dan atap baja ringan
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top