Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ketemu Investor AS, Menhub Pamer Omnibus Law dan Promosi Investasi

Indonesia telah berupaya melakukan penyempurnaan regulasi, melakukan terobosan kebijakan, serta membuka opsi berbagai skema pendanaan untuk mendorong kemudahan berinvestasi di Indonesia. 
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 21 Oktober 2020  |  11:45 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.  - Kemenhub
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. - Kemenhub

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan membahas peluang investasi bagi investor asal Amerika Serikat (AS), sejumlah perusahaan besar dibidik agar dapat berinvestasi di Indonesia terutama pada sektor transportasi. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan para pimpinan perusahaan asal Amerika Serikat (AS) yang merupakan Delegasi US-ASEAN Business Council (US-ABC) untuk membahas peluang kerja sama dan investasi di Indonesia, khususnya di sektor transportasi dan konektivitas.

“Pemerintah tengah fokus dan memprioritaskan pembangunan infrastruktur transportasi seperti bandara, pelabuhan, jaringan terminal transportasi darat dan kereta api, dan angkutan massal perkotaan melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha [KPBU]. Kami mengundang para investor nasional maupun asing, untuk berinvestasi membangun dan mengoperasikannya,” jelasnya dalam keterangan resmi yang dikutip, Rabu (21/10/2020).

Dia mengatakan Indonesia telah berupaya melakukan penyempurnaan regulasi, melakukan terobosan kebijakan, serta membuka opsi berbagai skema pendanaan untuk mendorong kemudahan berinvestasi di Indonesia. 

Hal ini tercermin dari disahkannya UU Cipta Kerja. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan iklim investasi dan daya saing Indonesia.

“Amerika Serikat menjadi salah satu investor terbesar dalam lebih dari 1.300 proyek di Indonesia. Saat ini sebagian investasi dari AS difokuskan pada pertambangan. Saya sangat berharap melalui skema KPBU, banyak investor AS yang tertarik untuk berpartisipasi dan berinvestasi dalam proyek infrastruktur transportasi Indonesia,” tuturnya.

Budi membahas hal lainnya terkait upaya pemerintah menangani Pandemi Covid-19, strategi pemulihan, pengembangan SDM sektor transportasi, dan rencana pemindahan Ibukota Negara di Kalimantan Timur.

Dalam pertemuan tersebut, hadir para pimpinan 30 perusahaan terkemuka Amerika Serikat, dengan pimpinan delegasi antara lain : US-ABC Chairman, President and CEO Mr.Alexander C. Feldman, US-ABC Senior Vice President and Regional Managing Director Ambassador Michael W. Michalak, dan Indonesia Committee Chair (CEO Citi Indonesia) Hotman Simbolon, Landry Subianto (Chief Representative US-ABC Indonesia), dan Joe Donovan (mantan Dubes AS untuk Indonesia).

Beberapa perusahaan yang ikut serta antara lain ExxonMobil, Freeport Mcmoran, HM Sampoerna, 3M, Amazon, Apple, Cisco, Fedex, Jhpiego, Johnson & Johnson, Loon, MSD, Oracle, Qualcomm, S&P Global, Salesforce, UL, UPS, serta Visa. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi amerika serikat Kemenhub
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top