Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penataan Kawasan Pariwisata Prioritas Dianggarkan Rp4 Triliun

Keputusan membenahi objek wisata prioritas dikarenakan pemerintah meyakini sektor tersebut akan menjadi yang pertama pulih setelah pandemi berakhir.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 20 Oktober 2020  |  18:05 WIB
Wisatawan mengabadikan matahari tenggelam di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Wisatawan mengabadikan matahari tenggelam di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berupaya membuka lapangan kerja baru di tengah sulitnya perekonomian masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19.

Staf Ahli Menteri PUPR Mohammad Zainal Fatah menjelaskan bahwa upaya itu dilakukan salah satunya dengan menata lima kawasan superprioritas strategis pariwisata nasional (KSPN) Danau Toba, Mandalika, Borobudur, Labuan Bajo, dan Likupang.

"Kami konsisten membangun lima KSPN pada tahun ini, anggarannya ada sekitar total Rp4 triliun, dengan begitu tentu lapangan kerja baru terbuka," ujarnya dalam Capital Market Summit and Expo (CMSE) yang ditayangkan virtual Selasa (20/10/2020).

Rencananya pada tahun depan, anggaran penataan KSPN ini bakal ditambah sehingga manfaatnya bakal meningkat.

Keputusan untuk membenahi objek wisata prioritas ini, menurut Zainal, dikarenakan pemerintah meyakini sektor tersebut akan menjadi yang pertama pulih setelah pandemi berakhir.

Selain itu, dengan berkembangnya objek wisata tersebut diharapkan akan mendongkrak aktivitas perekonomian masyarakat setempat.

"Untuk progres di antaranya seperti di Labuan Bajo sudah 64 persen berjalan pekerjaannya sampak 1 Oktober 2020 lalu," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KSPN
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top