Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Riau Minta supaya Pemerintah Bangun Infrastruktur KSPN Rupat

Sampai saat ini KSPN Rupat belum tersentuh pembangunan infrastruktur meski sudah ditetapkan sebagai kawasan pariwisata oleh pemerintah pusat.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 09 Juli 2020  |  16:46 WIB
Pulau Rupat, Riau - pulaurupat.blooger
Pulau Rupat, Riau - pulaurupat.blooger

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi Riau meminta agar pemerintah pusat dapat membangun infrastruktur pendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis.

Gubernur Riau Syamsuar menjelaskan bahwa sampai saat ini KSPN Rupat belum tersentuh pembangunan infrastruktur meski sudah ditetapkan sebagai kawasan pariwisata oleh pemerintah pusat.

“Kami harapkan dukungan pemerintah untuk pembangunan infrastruktur di sana [Rupat] karena wilayahnya juga adalah pulau terluar dan berbatas langsung dengan negara tetangga Malaysia,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR, Kamis (9/7/2020).

Sementara itu, Anggota Komisi V Ansar Ahmad menjelaskan bahwa pada saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau beberapa waktu lalu, ada program pembangunan penting yang harus segera dilakukan oleh pemerintah pusat.

“Ada hal urgen untuk dikerjakan di Riau yaitu ada tiga pulau kecil yang akan hilang dan akibat ancaman abrasi laut yaitu Rupat, Bengkalis, dan Rangsang. Tiga pulau ini berbatas langsung dengan Malaysia dan kalau abrasi berlanjut terus pulaunya akan hilang nanti,” ujarnya.

Dia mengaku anggaran pembangunan turap di ketiga pulau ini belum dianggarkan oleh pemerintah untuk APBN tahun depan. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen nantinya pada saat mengadakan rapat dengan kementerian terkait khususnya eselon I, situasi dan rencana pembangunan turap ini harus mulai disiapkan dan diangsur pembangunannya.

Dia juga menyinggung kasus hilangnya dua pulau nasional yaitu Sipadan dan Ligitan setelah bersaing dengan Malaysia di pengadilan internasional akhirnya Indonesia harus kalah karena tidak adanya pembangunan dari negara di pulau tersebut.

Pulau Rupat dinilai cocok untuk dikembangkan menjadi kawasan ekonomi khusus pariwisata karena memiliki kombinasi dua industri, yaitu pertanian dan pariwisata.

Pulau tersebut selain memiliki dua industri di dalamnya juga memiliki luas lebih kurang 1.500 km persegi dan jaraknya sangat dekat dengan Malaysia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau KSPN
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top