Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inka Selesaikan Proyek Trainset LRT Jabodebek hingga April 2021

PT Industri Kereta Api (Inka) akan mengirimkan sebanyak 24 trainset LRT Jabodebek paling lambat pada April 2021.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 19 Oktober 2020  |  14:56 WIB
Kegiatan pembuatan kereta Api di PT INKA (Persero) di Madiun, Jawa Timur,  Selasa (15/1/2019). - Bisnis/Agne Yasa
Kegiatan pembuatan kereta Api di PT INKA (Persero) di Madiun, Jawa Timur, Selasa (15/1/2019). - Bisnis/Agne Yasa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Industri Kereta Api (Inka) akan mengirimkan rangkaian terakhir gerbong kereta (trainset) untuk proyek Light Rail Transit (LRT) Jabodebek pada akhir April 2021.

Senior manager PKBL, CSR & Stakeholder Relationship PT Inka Bambang Ramadhiarto mengatakan saat ini telah memproduksi dan melakukan pengiriman sebanyak 7 trainset bagi kontrak proyek LRT Jabodebek. Secara total untuk proyek ini, Inka akan memproduksi 31 trainset yang terdiri dari 6 kereta. Alhasil, kekurangannya sebanyak 24 trainset akan dikirim hingga paling lambat April 2021.

“Untuk proyek LRT, Kami masih kurang sebanyak 24 trainset. Trainset terakhir [ke-31] dikirim ke Jabodebek target akhir April 2021,” jelasnya kepada Bisnis.com, Senin (19/10/2020).

Saat ini Inka tengah berekspansi ke Kongo dan hal ini akan menambah supply record ke pasar luar negeri setelah 250 Kereta Bangladesh kemarin dikirim awal Oktober 2020. Proyek lain yang sedang dikerjakan PT Inka (Persero) yakni 3 Lokomotif dan 15 Kereta Commuter ke Filipina senilai Rp363 miliar dan 31 Trainset LRT untuk PT KAI (Persero) senilai Rp3,9 triliun.

Selama ini Inka tetap melanjutkan kontrak penjualan kereta penumpang dan lokomotif ke Bangladesh dan Filipina senilai total Rp3,5 triliun tetapi masih menunda pengirimannya selama pandemi. Kontrak penjualan yang sudah ditandatangani tidak ada pembatalan, hanya saja memang terdapat penundaan pengiriman.

Penundaan terjadi untuk kontrak kereta penumpang dan lokomotif Filipina, dan kereta penumpang Bangladesh. Namun, dia menekankan pengiriman yang tertunda bukan berarti pengerjaannya ikut berhenti.

Setelah itu Inka juga sedang mengejar proyek kontrak ke Zambia, KRL KCI, Srilanka. Sementara untuk kontrak dalam negeri, dia menyebutkan belum ada kontrak pengadaan kereta baru kepada PT Kereta Api Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api pt inka
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top