Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jalur Hijau Indonesia-Singapura, Ini Prokes di Bandara Soetta

PT Angkasa Pura II menjelaskan alur protokol kesehatan (prokes) yang diterapkan kepada penumpang yang memanfaatkan jalur hijau Indonesia-Singapura di Bandara Soekarno-Hatta.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 19 Oktober 2020  |  13:07 WIB
Warga berada di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Minggu (12/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Warga berada di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Minggu (12/1/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Indonesia dan Singapura pada 26 Oktober 2020 mengimplementasikan penuh Travel Corridor Arrangement (TCA) atau juga dikenal dengan Reciprocal Green Lane (RGL) dengan Bandara Soekarno Hatta sebagai satu-satunya pintu masuk.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan skema ini khusus diperuntukkan bagi WNI dan warga negara Singapura yang ingin melakukan perjalanan bisnis mendesak, perjalanan diplomatik dan kedinasan. Sejumlah ketentuan yang disepakati kedua negara akan diterapkan sebagai suatu prosedur keberangkatan dan kedatangan.

“Sejumlah check point akan dilalui oleh penumpang rute Indonesia – Singapura yang memanfaatkan jalur TCA/RGL ini, dengan prosedur yang diterapkan fokus pada aspek kesehatan,” ujarnya melalui siaran pers yang dikutip, Senin (19/10/2020).

Dia menjelaskan proses alur keberangkatan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta dalam skema TCA/RGL di rute Indonesia – Singapura. Pertama, penumpang melalui thermal scanner di terminal penumpang pesawat.

Kedua, penumpang menuju counter check in maskapai untuk kemudian menunjukkan hasil test PCR yang berlaku 72 jam. Ketiga melakukan verifikasi aplikasi e-HAC (electronic health alert card), hingga pada akhirnya memasuki proses penerbangan.

Sementara, alur kedatangan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta dalam skema TCA/RGL di rute Indonesia – Singapura di antaranya penumpang mendarat di terminal kedatangan, yang dilanjutkan menuju check point clearance dengan aplikasi e-HAC yang sudah diisi sebelum keberangkatan.

Setelah itu penumpang memproses imigrasi dan bea cukai. Tahapan terakhir penumpang menuju check point pemeriksaan PCR test.

Apabila dinyatakan negatif, penumpang dapat melanjutkan ke tujuan akhir di Indonesia. Jika hasil positif, penumpang akan mengikuti proses karantina.

Skema ini khusus diperuntukkan bagi WNI dan warga negara Singapura yang ingin melakukan perjalanan bisnis mendesak, perjalanan diplomatik dan kedinasan.

Adapun, Bandara Soekarno-Hatta sebagai satu-satunya bandara yang menjadi pintu masuk TCA/RGL Indonesia – Singapura telah melakukan sejumlah persiapan di antaranya menetapkan alur khusus bagi penumpang pesawat yang memanfaatkan skema ini.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angkasa pura ii Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top