Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dharma Satya Nusantara (DSNG) Pasok Cangkang Sawit ke Jepang

Pengiriman cangkang sawit itu berdurasi 15 tahun. Nantinya, cangkang sawit yang akan menjadi bahan baku pembangkit listrik tenaga biomassa.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 19 Oktober 2020  |  13:00 WIB
Andrianto Oetomo, Direktur Utama PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) didampingi Direktur DSNG M. Koeswono dan Direktur Utama Dharma Sumber Energi Efendi Sulisetyo berfoto bersama seusai penandatanganan perjanjian kerja sama dengan eREX Singapore Pte. Ltd. secara virtual. - Istimewa
Andrianto Oetomo, Direktur Utama PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) didampingi Direktur DSNG M. Koeswono dan Direktur Utama Dharma Sumber Energi Efendi Sulisetyo berfoto bersama seusai penandatanganan perjanjian kerja sama dengan eREX Singapore Pte. Ltd. secara virtual. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT Dharma Satya Nusantara Tbk., melalui anak perusahaannya PT Dharma Sumber Energi, menandatangani perjanjian kerja sama dengan eREX Singapore Pte. Ltd. untuk memasok cangkang kelapa sawit ke Jepang.

Pengiriman cangkang sawit itu berdurasi 15 tahun. Nantinya, cangkang sawit yang akan menjadi bahan baku pembangkit listrik tenaga biomassa.

eREX Singapore merupakan anak perusahaan dari eREX Co. Ltd., sebuah perusahaan publik di Jepang yang berpengalaman dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga biomassa. 

Penandatanganan kerja sama kedua perusahaan tersebut berlangsung secara virtual pada 8 Oktober 2020 oleh Efendi Sulisetyo selaku Direktur Utama dari Dharma Sumber Energi (DSE) dan Shuji Yoda selaku Managing Director dari eRex Pte. Ltd.

Direktur Utama Dharma Satya Nusantara (DSNG) Andrianto Oetomo mengatakan bahwa dalam kerja sama tersebut, beberapa pabrik kelapa sawit perseroan yang berlokasi di Muara Wahau, Kalimantan Timur, akan memasok cangkang kelapa sawit untuk diekspor ke Jepang dengan volume mencapai 70.000 ton per tahun.

“Selama ini cangkang kelapa sawit dari hasil pengolahan tandan buah segar menjadi CPO digunakan sebagai bahan bakar di boiler. Namun, kontrak jangka panjang dengan eREX ini membuka peluang kami untuk mengekspor cangkang ke Jepang sebagai bahan baku biomass bagi pembangkit listrik berbasis biomass milik eREX tersebut,” kata Andrianto melalui siaran pers, Senin (19/10/2020).

Menurutnya, kerja sama dengan eREX merupakan langkah strategis untuk perseroan dalam menerapkan kebijakan keberlanjutan, yakni dengan memanfaatkan limbah yang dihasilkan dari proses produksi CPO menjadi produk yang bernilai ekonomis dan sesuai dengan prinsip-prinsip environment, social, and governance (ESG).

Sebelumnya, pada September 2020, perseroan melakukan commissioning atas instalasi bio-CNG yang pertama, yang mengolah limbah cair pabrik kelapa sawit (palm oil mill effluent) menjadi energi terbarukan dalam bentuk listrik dengan kapasitas 1,2 megawatt serta bio-CNG dalam tabung dengan kapasitas sebesar 280 meter kubik per jam. 

“Kami bertekad untuk mengintegrasikan ESG dalam segala aspek usaha sebagai cara kami berbisnis," ungkapnya.

Sementara itu, Hitoshi Honna, President Erex Co. Ltd., mengatakan bahwa dengan mendirikan operasi stockpile bersama dengan DSN, pihaknya dapat memastikan lebih jauh terhadap operasi jangka panjang dan cangkang yang ekonomis.

"Kami dapat mewujudkan pengadaan cangkang yang berkelanjutan dan tersertifikasi secara konsisten," jelasnya.

Ke depannya, perseroan akan mengintegrasikan instalasi bio-CNG dengan proyek biomassa untuk mengurangi penggunaan energi fosil atau diesel secara signifikan di pabrik jelapa sawit, pabrik pengolahan kernel, sarana transportasi maupun perumahan di sekitar kebun sehingga tercipta efisiensi biaya sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca agar lebih ramah lingkungan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

biomassa
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top