Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sepi Pelanggan, Matahari Putra Prima Tutup 8 Gerai Retail

Dengan mempertimbangkan sejumlah hal, jajaran manajemen PT Matahari Putra Prima Tbk. memastikan tidak akan membuka gerai baru seperti tahun-tahun sebelumnya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  15:23 WIB
Ilustrasi jaringan ritel Matahari. - Bisnis
Ilustrasi jaringan ritel Matahari. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Direktur PT Matahari Putra Prima Tbk. Herry Senjaya mengatakan perseroan terpaksa menutup sementara gerai akibat pandemi Covid-19.

Adapun, penutupan 8 gerai tersebut diantaranya berada di Bali dan Jambi.

"Ada beberapa gerai, karena dari sisi pelanggan sangat sepi sekali dan kami selektif, kalau tidak salah ada 8 gerai yang kami tutup sementara selama masa Covid-19 ini," kata Herry dalam paparan publik perseroan, dilansir dari Tempo.co, Jumat (16/10/2020).

Saat ini, Matahari Putra Prima memiliki jaringan ritel Hypermart, Foodmart, Hyfresh, Primo, Boston dan FMX.

Pada kesempatan yang sama, Corporate Secretary Matahari Putra Prima, Danny Kojongian mengatakan efisiensi atau penutupan sementara beberapa gerai dilakukan untuk mengurangi kerugian perseroan.

Adapun rugi bersih perseroan pada kuartal II/2020 senilai Rp219,25 miliar. Kerugian itu meningkat dibandingkan rugi bersih di periode yang sama tahun lalu senilai Rp186,8 miliar.

Dengan mempertimbangkan sejumlah hal, dia memastikan bahwa perusahaan tidak akan membuka gerai baru seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Ke depan kita lihat pandemi sudah berakhir, kondisi ritel dan ekonomi kondusif, kami buka gerai-gerai lagi," ujarnya.

Sepanjang Maret-Juli 2020, perusahaan tercatat merampingkan biaya operasional sebesar 22 persen dari Rp169 miliar menjadi Rp131 miliar per bulan melalui berbagai inisiatif.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hypermart pt matahari putra prima tbk

Sumber : Tempo.co

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top