Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Karimunjawa Mulai Dibuka, 248 Wisatawan Dapat Kesempatan Perdana

Objek wisata Karimunjawa sendiri ditutup mulai 17 Maret 2020 karena dikhawatirkan terjadi penulasan kasus Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Oktober 2020  |  15:11 WIB
Wisatawan berjalan di dermaga setelah kapal yang mereka tumpangi tiba di Pulau Karimunjawa.Foto: Antara
Wisatawan berjalan di dermaga setelah kapal yang mereka tumpangi tiba di Pulau Karimunjawa.Foto: Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Sebanyak 248 wisatawan mendapatkan kesempatan pertama mengunjungi objek Wisata Karimunjawa Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. 

Objek pariwisata di Karimunjawa sempat ditutup selama masa pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 dan baru dibuka lagi setelah kasus virus corona di daerah setempat mulai terkendali.

"Selama objek wisata Karimunjawa dibuka, maka pemantauan akan tetap dilakukan dan nantinya dilakukan evaluasi," kata Bupati Jepara Dian Kristiandi, dilansir dari Antara, Jumat (16/10/2020).

Dalam rangka antisipasi penularan virus corona, dia menyebutkan semua pengunjung wajib membawa surat hasil tes cepat (rapid test) Covid-19.

Jika belum sempat melakukan tes cepat corona di daerahnya, maka di Pelabuhan Kartini Jepara juga disediakan petugas yang melayani tes cepat corona dengan biaya Rp150.000 sesuai dengan ketentuan.

Penyeberangan ke Karimunjawa, kata dia, untuk sementara baru dibuka dua kali dalam sepekan karena pembukaan pertama setelah ditutup selama masa pandemi. Bahkan, lanjut dia, jumlah penumpang untuk kapal penyeberangannya juga dibatasi hanya 248 penumpang dari kapasitas maksimal 480 penumpang.

"Jika dalam beberapa periode tidak ada penyebaran kasus Covid-19 di Karimunjawa, maka pelayanan penyeberangan penumpang ke Karimunjawa bisa ditambah," ujarnya.

Sebaliknya, jika ditemukan kasus corona, maka Karimunjawa akan ditutup kembali bagi wisatawan. Untuk itulah, para wisatawan diminta mematuhi protokol kesehatan selama di Karimunjawa karena selama ini masyarakat Karimunjawa di Kecamatan Karimunjawa sudah cukup disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Adapun alasan dibukanya objek wisata tersebut karena masyarakat setempat menyatakan sudah siap. Tak hanya itu, pemerintah setempat sudah melakukan simulasi awal dan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran virus corona.

"Kami memang mengedepankan kesehatan masyarakat. Akan tetapi perekonomian masyarakat juga harus tetap jalan sehingga kesehatan terjaga dan ekonomi juga tetap jalan," ujarnya.

Objek wisata Karimunjawa sendiri ditutup mulai 17 Maret 2020 karena dikhawatirkan terjadi penularan kasus Covid-19.

Namun, setelah dipastikan protokol kesehatan biasa diterapkan oleh masyarakat di Karimunjawa dan beberapa kali simulasi, kini objek wisata tersebut dibuka untuk wisatawan umum per 16 Oktober 2020. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata karimunjawa

Sumber : Antara

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top