Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PUPR Mengeklaim Tak Ada Kendala Berarti dalam Pengembangan SPAM?

Saat ini proyek SPAM dari Kementerian PUPR sedang dilaksanakan dan tersebar di 33 provinsi di Indonesia, kecuali DKI Jakarta.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 13 Oktober 2020  |  20:15 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (15/11/2018). - ANTARA/Zabur Karuru
Pekerja menyelesaikan pembangunan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (15/11/2018). - ANTARA/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam pembangunan proyek sistem penyediaan air minum di berbagai daerah di Tanah Air.

Meike Kencanawulan, Kasubdit Perencanaan Teknis Direktorat Air Minum, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, menyebutkan beberapa masalah yang dihadapi tersebut hanyalah masalah umum saja.

"Tidak ada kendala signifikan di pembangunan proyek SPAM, kendala umum yang kerap dijumpai, misalnya, perizinan, pengiriman bahan bangunan, dan faktor cuaca," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (13/10/2020).

Meski ada hambatan itu, Meiki mengeklaim dampak dari kendala itu hanya terjadi sedikit perlambatan dalam pekerjaan sehingga secara umum dinilai proyek SPAM yang sedang berlangsung tetap dapat terselesaikan.

Tanpa memerinci jumlahnya, dia menyebut bahwa saat ini proyek SPAM dari Kementerian PUPR sedang dilaksanakan dan tersebar di 33 provinsi di Indonesia, kecuali DKI Jakarta.

Khusus untuk proyek SPAM dengan skema KPBU yaitu SPAM Pekanbaru, Meiki menyebutkan saat ini proyek itu masih dalam proses lelang.

"Untuk SPAM Pekanbaru belum ada pemenangnya karena masih dalam proses lelang," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

spam
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top