Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BSN Proses 9 SNI Wajib Baja

Badan Standardisasi Nasional (BSN) menyampaikan masih ada 9 Daftar Program Nasional Regulasi Teknis 2019-2020 terkait baja untuk disahkan pada tahun ini.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 30 September 2020  |  16:40 WIB
Plat Baja - jayaparisteel.co.id
Plat Baja - jayaparisteel.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Standardisasi Nasional (BSN) menyampaikan masih ada 9 Daftar Program Nasional Regulasi Teknis 2019-2020 terkait baja untuk disahkan pada tahun ini.

Kepala BSN Kukuh S. Achmad mengatakan nantinya jika SNI untuk 9 produk baja tersebut disahkan diharapkan dapat menjadi jawaban pelaku industri atas persoalan daya saing dan kemandirian selama ini. Pasalnya, produk impor memang perlu diatur untuk menjaga produk dalam negeri.

"SNI produk baja ini sedang dirumuskan bersama Kementerian Perindustrian, mudah-mudahan ini yang diharapkan industri," katanya dalam Webinar Strategi Memperkuat Industri Baja Nasional, Rabu (30/9/2020).

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sebelumnya menyatakan pembahasan SNI Wajib produk baja hilir yakni baja lapis (Bjlas) warna dan profil baja ringan masih berkutat terkait pemilihan standar yang tepat agar industri kecil dan menengah (IKM) hilir baja juga dapat mengikuti standar tersebut. Alhasil, SNI Wajib baja hilir diramalkan tidak dapat terbit tahun ini.

"Mewajibkan sesuatu [SNI] itu ada IKM [yang harus dipertimbangkan]. Kalau IKM bisa dikasih minimum yang dia bisa berbuat, itu akan kami eksekusi. Prosesnya [masih] panjang. Kalau SNI Sukarela bisa 6 bulan selesai," ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin Taufiek Bawazier belum lama ini.

Adapun, Taufiek akan mengusahakan agar pemeriksaan logo SNI Wajib produk baja hilir impor akan dilakukan di negara asal impor. Dengan kata lain, proses tata niaga yang diusahakan Kemenperin adalah pre-checking product.

Daftar Program Nasional Regulasi Teknis BSN 2019-2020 :

1. SNI 66:2019, Baja Lembaran Lapis Seng Warna (BjLS Warna)

2. SNI 8305:2019, Baja lembaran dan gulungan lapis paduan alumunium seng dan lapis paduan alumunium-magnesium lapis cat warna (BjLAS Warna- BjLAM Warna)

3. SNI 4096:2019, Baja lembaran dan gulungan lapis paduan alumunium-seng (Bj LAS)

4. SNI 8347:2019, Kawat Ban (Bead Wire/KB)

5. SNI 7840:2012, Baja tahan karat canai dingin bentuk lembaran dan gulungan

6. SNI 1154:2019, Tujuh kawat baja tanpa lapisan dipilin untuk konstruksi beton pratekan

7. SNI 7701:2016, Tujuh kawat baja tanpa lapisan dipilin untuk konstruksi beton pratekan

8. SNI 8399:2017, Profil rangka baja ringan

9. SNI 3567:2018,Baja lembaran dan gulungan canai dingin (Bj.D)

Sumber : BSN, 2020

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri baja sni wajib
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top