Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kabar Pasar: Ujian Berat Emiten BUMN, Awas Risiko Bom Waktu Utang

Berita tentang ujian berat emiten BUMN, risiko utang, kian terdesaknya kinerja bank di masa pandemi Covid-19 dan menjadi sorotan harian Bisnis Indonesia edisi Senin (28/9/2020).
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 28 September 2020  |  06:45 WIB
Logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terpasang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). ANTARA FOTO - Aprillio Akbar
Logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terpasang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). ANTARA FOTO - Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA -- Berita tentang ujian berat emiten BUMN di masa pandemi Covid-19 menjadi sorotan harian Bisnis Indonesia edisi Senin (28/9/2020).

Berikut beberapa rincian isu-isu terkini seputar perekonomian Indonesia:

1. Ujian Berat Emiten BUMN. Di tengah upaya untuk menjaga kinerja keuangan pada saat pandemi Covid-19, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan setumpuk tugas tambahan kepada perusahaan pelat merah.

2. Margin Bunga Kian Terdesak. Beban operasional industri perbankan terus meningkat lantaran pemupukan biaya pencadangan sebagai antisipasi penurunan kualitas kredit. Tak ayal, kondisi ini pun semakin mendesak turunnya perolehan margin bunga bersih bank.

3. Cari Celah Terbebas dari Jerat Tarif. Masih tersanderanya sejumlah produk unggulan Indonesia dalam belitan kebijakan trade remedies di banyak negara mitra dagang berisiko menjadi sandungan dalam upaya mencapai target ekspor nonmigas yang dipatok cukup ambisius.

4. Nasib Sakakemang Kian Gamang. Kelanjutan proyek Blok Sakakemang
masih terkatung-katung lantaran pembahasan pemerintah soal kelayakan harga gas dari blok tersebut masih berlarut-larut.

5. Penjualan AC dan Lampu Makin Nyetrum. Di tengah merosotnya utilitas pabrik barang elektronik secara agregat, produsen lampu dan pendingin ruangan justru sukses meraup kenaikan permintaan di dalam negeri selama pandemi Covid-19.

6. Pasar Tablet Meroket. Penjualan tablet sebagai pengganti kebutuhan komputer jinjing (laptop) berpotensi terkerk berkat kebijakan pembelajaran jarak jauh.

7. Jabar Realisasikan Dana Jumbo. Sisa waktu 3 bulan menjelang akhir tahun anggaran 2020 mesti dimanfaatkan secara maksimal oleh
pemerintah daerah yang menerima pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional daerah tahun ini.

8. Sewa Lahan Cuma-cuma Penarik Investasi. Peluncuran program sewa lahan gratis ini dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang
Perekonomian Airlangga Hartarto di Plaza Lagoi, Kawasan Wisata Lagoi, Bintan, Kepri pada pada Sabtu (26/9).

9. Pemulihan Penerbangan Mundur 2023. PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II memprediksi penerbangan domestik akan pulih ke level prapandemi Covid-19 mulai 2023, sedangkan penerbangan internasional setahun setelahnya.

10. Lampung—Riau Bakal Tersambung. Kementerian Pekerjaan Umum
dan Perumahan Rakyat menargetkan Provinsi Lampung sampai dengan Pekanbaru, Riau bisa tersambung jalan tol Trans-Sumatra pada 2023.

11. Awasi Ketat Kerabat Pejabat. Sanksi tegas menanti kepala daerah atau pejabat negara yang menyalahgunakan wewenang dengan
memanfaatkan kekuasaan yang dimiliki untuk memenangkan calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang memiliki hubungan kekerabatan.

12. KPK Evaluasi Sistem. Komisi Pemberantasan Korupsi akan mengevaluasi sistem kepegawaian untuk memastikan roda organisasi itu berjalan efektif. Sepanjang periode 2016—2020 sudah ada 157 pegawai lembaga itu yang mundur.

13. Awas Risiko Bom Waktu Utang. Di saat krisis dan pendapatan negara kritis, utang selalu menjadi jalan pintas. Paling tidak dengan utang, motor ekonomi yang sekarat mampu bertahan dalam kondisi yang serba sulit.

14. Jalan Penuh Sandungan. Dunia yang tengah dirundung pandemi virus corona dihadapkan pada satu-satunya pilihan untuk menarik mundur beberapa kemajuan yang telah dicapai dalam upaya memenuhi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDG.

15. Cerita Dubes: Menjaring Wisatawan Domestik. Pemerintah Thailand telah menerapkan kebijakan new normal sejak Juni
yang diikuti sejumlah relaksasi secara bertahap berupa pembukaan aktivitas bisnis, sekolah, dan ruang publik.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN utang kabar pasar
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top