Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Alasan Surbana Jurong Bergabung Dalam Proyek TOD BSD

Surbana Jurong dan Mitsubishi Corporation beberapa pekan lalu mengumumkan bergabung dalam proyek pengembangan BSD City milik Sinar Mas Land.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 25 September 2020  |  22:54 WIB
Tengara BSD City di kawasan Bumi Serpong Damai. BSD City merupakan salah satu proyek yang digarap oleh PT Bumi Serpong Damai Tbk. - bsdcity.com
Tengara BSD City di kawasan Bumi Serpong Damai. BSD City merupakan salah satu proyek yang digarap oleh PT Bumi Serpong Damai Tbk. - bsdcity.com

Bisnis.com, JAKARTA – Surbana Jurong, perusahaan desain asal Singapura memutuskan bergabung dalam proyek pengembangan kota transit BSD City.

Surbana berkongsi dengan Mitsubishi Corporation membentuk Mitbana Pte Ltd. Perusahaan pengembang kota berbasis di Singapura. Mitbana yang kemudian mengikat perjanjian dengan Sinar Mas Land untuk membangun sisi lain BSD City dalam konsep ekslusif. “Mitbana akan bekerja sama dengan Sinar Mas Land untuk mengubah lebih dari 100 hektar lahan hijau di sana menjadi TOD. Terdiri atas unit hunian, properti komersial, fasilitas gaya hidup, dan transportasi umum,” kata Group Chief Executive Officer Surbana Jurong Wong Heang Fine kepada Bisnis, Jumat (25/9/2020).

Menurutnya konsep konektivitas nasional yang dijalankan pemerintah, maka dibutuhkan kawasan kota mandiri yang cerdas dan berkelanjutan. Kawasan baru mengusung konsep saling berhubungan dan dapat diakses ke tujuan utama.

Surbana sendiri selain proyek membangun kota cerdas bersama Sinar Mas Land, juga terlibat dalam pengembangan transportasi masal lainnya di Tanah Air. Sabana tercatat sebagai konsultan proyek LRT dan TOD di Walini Jawa Barat.

Wong menuturkan Transit Oriented Development (TOD) Walini akan menjadi kawasan baru terbesar di antara koridor kereta cepat Jakarta-Bandung. Selain itu, perusahaan juga terlibat dalam Kertajati Aerocity.

“Kami melihat pemerintah Indonesia mendorong konektivitas nasional ke arah yang lebih besar. Misalnya penyelesaian MRT Jakarta, jalur kereta antar kota dan jalan tol di seluruh Indonesia dalam beberapa tahun terakhir,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia, Singapura adalah yang teratas di Indonesia investor asing pada paruh pertama tahun 2020, dengan total realisasi investasi sebesar US $3,4 miliar dengan 5.348 proyek.

Wong meyakini hal ini menjadi modal kepercayaan Singapura yang berkelanjutan terhadap ekonomi Indonesia. Ia juga meyakini kerjasama ini menciptakan sinergi ekonomi baru investor dengan Indonesia meskipun terjadi pandemi dan perlambatan ekonomi di Tanah Air.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sinar mas land bsde
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top