Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PGN Upayakan Pengerjaan Pipa Minyak Blok Rokan Secara Efisien

PGN melalui PT Pertamina Gas (Pertagas) bersama Holding Migas Grup berkomitmen untuk mengawal dan menyelesaikan pembangunan Pipa Minyak Rokan sesuai target waktu yang telah ditentukan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 14 September 2020  |  14:32 WIB
Fasilitas produksi Blok Rokan yang dikelola PT Chevron Pacific Indonesia, Minas, Riau. Dok: SKK Migas
Fasilitas produksi Blok Rokan yang dikelola PT Chevron Pacific Indonesia, Minas, Riau. Dok: SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk. mengupayakan pengerjaan pipa minyak di Blok Rokan dapat dijalankan seefisien mungkin.

Berbagai upaya ditempuh guna menekan anggaran capital expenditure (capex) pada proyek itu. Salah satunya yang dapat ditekan adalah dengan memastikan jalannya proyek tersebut dapat tepat waktu.

PGN melalui PT Pertamina Gas (Pertagas) bersama Holding Migas Grup berkomitmen untuk mengawal dan menyelesaikan pembangunan Pipa Minyak Rokan sesuai target waktu yang telah ditentukan.

Direktur Utama PGN, Suko Hartono mengungkapkan bahwa proyek strategis dengan nilai capex US$300 juta ini, mengoptimasi efisiensi capex yang pada awalnya sebesar US$450 juta, sehingga besaran penghematannya sebesar US$150 juta atau sekitar Rp2,1 triliun.

Efisiensi biaya ini diperoleh dari optimasi dari tahapan penetapan Final Investment Decision (FID) dan proses procurement. Hal ini merupakan upaya bersama dewan pengawas dan manajemen PGN dalam mengawal proyek pipanisasi minyak Rokan Hulu dapat berjalan efektif dan efisien ditengah tantangan ekonomi global dan pandemi.

“Pertagas telah melaksanakan first welding atau pengelasan perdana minggu lalu sebagai langkah awal dalam percepatan penyelesaian tahapan konstruksi,” ungkap Suko dalam keterangan resminya, Senin (14/9/2020).

Pada sisi pelaksanaan kontruksi, PGN Solution (PGASOL) selaku anak perusahaan PGN dan PT Pertamina Patra Drilling Contractor (PDC) berkolaborasi mengoptimalkan utilisasi fasilitas eksisting yang sudah ada di sana.

Dengan demikian, melalui sinergi berkelanjutan dalam holding migas ini dapat memberikan manfaat dan optimisme dalam menekan biaya operasional dan investasi proyek pipa minyak Rokan.

Selain itu, upaya sinergi BUMN juga ditunjukkan dengan menggandeng PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. dalam pengadaan material pipa minyak Blok Rokan.

Krakatau Steel sebagai salah satu pelanggan PGN yang menggunakan gas bumi PGN dapat menyediakan kebutuhan pipa baja yang bermutu dan berdaya saing. Efisiensi penggunaan gas bumi bagi pemanfaatan produk TKDN yang bisa menghemat biaya pengadaan material sebesar 16 persen.

Upaya efisiensi dan kolaboratif juga ditunjukkan dengan menggandeng SDM lokal agar bisa menggerakkan potensi daerah dan tentunya multiplier effect secara ekonomi melalui pembangunan proyek Rokan bagi wilayah dan masyarakat sekitar.

"Transfer knowledge merupakan bagian penting yang tidak terpisahkan dalam pengelolaan SDM dan tentunya penguasaan aspek pemahaman teknologi maupun komersial dalam pembangunan proyek bagi anak bangsa, sehingga pelaksanaan proyek bisa berjalan intensif namun tetap efektif,” jelas Suko.

Dengan panjang kurang lebih 367 km, Pipa Minyak Rokan dengan ukuran 4 inch - 24 inch akan melintas di 5 kabupaten/kota di Provinsi Riau, Dumai, Bengkalis, Siak, Kampar, dan Rokan Hilir. Pipa ini berpotensi mengangkut minyak diperkirakan kurang lebih 200.000 BOPD--265.000 BOPD.

“Setelah dilakukan koordinasi dengan Pertamina Hulu Rokan (PHR), direncanakan akan dilakukan commissiong partial Blok Utara terlebih dahulu pada kuartal III/2021 yaitu Koridor Balam-Bangko-Dumai. Kemudian disusul Blok Selatan yakni Minas-Duri yang ditargetkan on stream pada kuartal 1/2022,” imbuh Suko.

Suko menegaskan PGN grup berkomitmen mengupayakan dukungan terbaik untuk holding migas PT Pertamina agar proses transisi pengelolaan Blok Rokan berjalan lancar dan dapat meningkatkan pencapaian efisiensi pembiyaan dalam pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

“Proyek pipanisasi minyak Rokan menjadi upaya untuk mendorong efisiensi hulu migas di Indonesia, seiring dengan upaya pemerintah untuk mengurangi impor minyak. Pengerjaan pipa ini, juga dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan wilayah, bernilai lebih bagi industri baja dalam negeri, serta diharapkan nantinya mampu berkontribusi secara nyata bagi pergerakan roda perekonomian nasional,” tutup Suko.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PGN Blok Rokan
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top