Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gaet 10 Sumber, Indonesia Targetkan 290 Juta Dosis Vaksin di 2021

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan Indonesia mendapat vaksin Covid-19 sebanyak 290 juta pada 2021, dan 30 juta ditargetkan untuk tahun ini.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 September 2020  |  11:37 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Dok. Kemenko Perekonomian
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Dok. Kemenko Perekonomian

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan Indonesia mendapat vaksin Covid-19 sebanyak 290 juta pada 2021, dan 30 juta ditargetkan untuk tahun ini.

“Pemerintah sudah memuat beberapa kegiatan untuk memperoleh vaksin. Ini juga hasil diplomasi Menteri Luar Negeri di mana sedang disiapkan Sinovac dengan vaksin tahap awal 30 juta dan tahun depan 290 juta,” kata Menko Airlangga dalam Rakornas Kadin Indonesia di Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Menko Airlangga mengatakan target tersebut akan dicapai melalui 10 sumber yakni Sinovac, G-42/Wuhan Institute Biological Products/Sinopharm, Astra Zaneca, GAVI/CEPI, dan CanSino Biological Inc/Beijing Institute Technology.

Kemudian juga dari BioNTech /Fosun Pharma/Pfizer, Modena/NIAID (National Institute of Allergy and Infrctious Diseases, Acturus Therapeutics/Duke-NUS, Genexine Korea, dan Vaksin Merah Putih.

“Astra Zeneca fase III di-hold sementara. CanSino melalui Biofarma dan Kalbefarma bersedia 20 juta sampai 30 juta,” ujar Menko Airlangga.

Ia menyebutkan untuk vaksin Covid-19 yang bersumber dari CanSino hanya membutuhkan satu kali suntik, sedangkan yang bersumber dari lainnya membutuhkan hingga dua kali suntik.

Di sisi lain, ia menegaskan, jika dilihat dari perkembangan proses pembuatan vaksin dari berbagai sumber tersebut diperkirakan sebanyak 30 juta vaksin baru akan didapat paling cepat kuartal I 2021.

“Dari berbagai jadwal kelihatan yang paling cepat first quarter 30 juta baru sisanya masuk di kuartal II dan III,” tegas Menko Airlanggga.

Oleh sebab itu, menurut dia, pandemi masih akan berlangsung pada tahun depan yang dibarengi dengan upaya penanggulangan baik melalui produksi vaksin maupun obat-obatan. “Obat-obatan sebagian besar sudah bisa diproduksi,” ujar Menko Airlangga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin pandemi corona

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top