Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Oh, Ternyata Ini Penyebab Tol Pekanbaru-Dumai Tak Kunjung Diresmikan

Hingga saat ini, progres pembangunan konstruksi jalan tol Trans-Sumatra (JTTS) ruas Pekanbaru—Dumai telah mencapai 99 persen.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 01 September 2020  |  16:13 WIB
Truk berada di gerbang tol Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (21/2 - 2020). Ruas tol Pekanbaru/Dumai ditargetkan rampung pada April 2020. Peningkatan infrastruktur termasuk lewat Trans Sumatra diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dan dongkrak daya saing Indonesia. Bisnis/Agne Yasa.
Truk berada di gerbang tol Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (21/2 - 2020). Ruas tol Pekanbaru/Dumai ditargetkan rampung pada April 2020. Peningkatan infrastruktur termasuk lewat Trans Sumatra diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dan dongkrak daya saing Indonesia. Bisnis/Agne Yasa.

Bisnis.com, JAKARTA — Salah satu kendala yang menyebabkan proyek jalan tol Pekanbaru—Dumai masih belum beroperasi dan dibuka untuk umum, yaitu ada bidang lahan yang pembebasan atau ganti ruginya belum tuntas.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya Muhammad Fauzan menjelaskan bahwa sampai sekarang pihaknya masih terus berkoordinasi untuk melakukan pembebasan lahan yang dimaksud.

"Perusahaan masih terus berkoordinasi melakukan upaya pembebasan lahan, dengan pihak-pihak terkait di beberapa lokasi yang saat ini masih terkendala yaitu di exit Kandis Utara dan exit Kandis Selatan," ujarnya kepada Bisnis, Selasa (1/9/2020).

Sebelumnya pada Juli lalu, Hutama Karya masih menargetkan keseluruhan pembangunan tol Pekanbaru—Dumai akan diselesaikan akhir Agustus 2020, termasuk pembebasan lahan beberapa lokasi yang terkendala pengadaan tanahnya yaitu di exit Kandis Utara dan exit Duri Selatan.

Hingga saat ini, progres pembangunan konstruksi jalan tol Trans-Sumatra (JTTS) ruas Pekanbaru—Dumai telah mencapai 99 persen.

Perusahaan terus berupaya menyelesaikan pekerjaan minor serta membutuhkan waktu untuk curring atau waktu perawatan sebelum dioperasikan," ujarnya.

Sejumlah pekerjaan minor dimaksud seperti perbaikan di KM 74 meskipun saat ini telah rampung dan hanya menyisakan pekerjaan penyelesaian dan marka jalan.

Perseroan, menurutnya, kini menunggu arahan dari regulator terkait untuk peresmian dan pengoperasian tol Pekanbaru—Dumai dalam waktu dekat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hutama karya tol pekanbaru-dumai
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top