Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Asean dan Jepang Jalin Kerja Sama Perangi Pandemi Covid-19

Percepatan digitalisasi, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan rantai pasok regional, menjadi strategi utama Jepang dan Asean dalam memerangi dampak negatif pandemi Covid-19, di sektor ekonomi.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 30 Agustus 2020  |  09:05 WIB
Mendag Agus Suparmanto menjelaskan pentingnya kerja sama ekonomi antara ASEAN dengan RRT, Jepang, dan Korea dalam menjaga perdagangan dan investasi serta mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.  - Dok. Humas Kemendag.
Mendag Agus Suparmanto menjelaskan pentingnya kerja sama ekonomi antara ASEAN dengan RRT, Jepang, dan Korea dalam menjaga perdagangan dan investasi serta mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. - Dok. Humas Kemendag.

Bisnis.com, JAKARTA – Negara anggota Asean dan Jepang sepakat meningkatkan hubungan ekonomi antarnegara di masa pandemi Covid-19.

Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto mengungkapkan, para menteri negara Asean dan Jepang mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan dalam meningkatkan hubungan ekonomi kawasan di masa pandemi Covid-19.

Adapun, Mendag Agus menjadi pemimpin delegasi Indonesia pada Pertemuan Konsultasi ke-26 Para Menteri Ekonomi Asean (AEM)-Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI Jepang) secara virtual pada Jumat (28/8/2020).

Pertemuan ini merupakan rangkaian Pertemuan AEM yang berlangsung pada 22—29 Agustus 2020.

Mendag Agus melanjutkan, oara menteri juga menyambut baik rekomendasi yang diberikan dalam menciptakan “new era business environment” melalui percepatan digitalisasi, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan rantai pasok regional.

“Asean dan Jepang perlu melakukan terobosan dalam memulihkan kondisi ekonomi di masa pandemi Covid-19 melalui percepatan digitalisasi aktivitas perdagangan dan perwujudan kebijakan yang inovatif,” ujarnya, seperti dikutip dari siaran persnya, Minggu (30/8/2020).

Untuk itu, para menteri menyambut baik usulan Jepang untuk melaksanakan Dialogue for Innovative and Sustainable Growth (DISG) yang merupakan salah satu aksi konkrit dari Asean-Japan Economic Resilience Action Plan yang telah diluncurkan pada 29 Juli 2020.

Para menteri juga menyambut baik implementasi the First Protocol to Amend AJCEP Agreement oleh lima negara anggota Asean dan Jepang. Ditargetkan, implementasi penuh protokol tersebut oleh seluruh pihak ASEAN dan Jepang dapat terlaksana pada November 2020.

Protokol ini akan memperdalam dan memperluas kerja sama ekonomi Asean dan Jepang yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian kedua pihak di masa pandemi Covid-19.

Sebelum berlangsungnya Pertemuan Konsultasi ke-26 Para Menteri Ekonomi Asean (AEM)-Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI Jepang), para menteri melakukan dialog dengan Federation of Japanese Chambers of Commerce and Industry in Asean (FJCCIA), Asean-Japan Business Council, dan The Japan External Trade Organization (JETRO).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang kemendag asean covid-19
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top