Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Canggih, AP II Latih Personel Bandara Pakai Teknologi VR

AP II memperkenalkan Airport Digital Expedition Academy yang menyediakan pelatihan berbasis virtual reality (VR Training) pertama di Indonesia bagi personel bandara. Keberadaan akademi ini sekaligus menegaskan Transformasi Digital perseroan yang dijalankan sejak 4 tahun lalu.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 28 Agustus 2020  |  15:18 WIB
Petugas memeriksa suhu tubuh penumpang yang akan masuk di Terminal IA Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). Pelatihan berbasis teknologi virtual reality ini akan mengambil porsi 75% dari total kurikulum latihan personel. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Petugas memeriksa suhu tubuh penumpang yang akan masuk di Terminal IA Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). Pelatihan berbasis teknologi virtual reality ini akan mengambil porsi 75% dari total kurikulum latihan personel. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bisnis.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura II (Persero) melalui Unit Airport Learning Center meningkatkan standar latihan dalam mengakselerasi skill personel bandara dengan menyediakan pelatihan berbasis virtual reality (VR).

AP II memperkenalkan Airport Digital Expedition Academy yang menyediakan pelatihan berbasis virtual reality (VR Training) pertama di Indonesia bagi personel bandara. Keberadaan akademi ini sekaligus menegaskan Transformasi Digital perseroan yang dijalankan sejak 4 tahun lalu.

Adapun lewat teknologi virtual reality berbagai skenario situasi yang mengancam keamanan dan keselamatan di bandara dapat disimulasikan mendekati kenyataan sebagai materi latihan bagi personel.

Di dalam tahap awal, pelatihan berbasis teknologi virtual reality disiapkan bagi personel Aviation Security (Avsec), Apron Movement Control (AMC), serta Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK).

Avsec, AMC dan PKP-PK merupakan tiga unit operasi mandatori di setiap bandara agar suatu bandara dapat beroperasi dengan standar dan prosedur berbasis 3S+1C.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan peluncuran Airport Digital Expedition Academy menyediakan berbagai aspek pelatihan berbasis digital dan yang pertama diterapkan adalah dengan menggunakan perangkat virtual reality.

Lebih lanjut, ujar Muhammad Awaluddin, berdasarkan suatu penelitian pelatihan berbasis virtual reality sebesar 75% lebih efektif dibandingkan dengan misalnya group discussion (50%), demonstrasi (30%) dan audio-visual (20%)

“Pelatihan berbasis virtual reality sangat tepat untuk melihat kemampuan personel bandara secara terukur dan detail. Misalnya, melalui teknologi virtual reality dapat dengan mudah untuk melakukan passenger profiling dan dapat dengan efektif disimulasikan," katanya, Jumat (28/8/2020).
 
Dia mencontohkan untuk kondisi penumpang yang terlihat gugup karena membawa narkoba atau suspect teroris yang dapat mengancam keamanan, dan itu harus bisa di-profiling oleh Avsec. 
 
Untuk personil PKP-PK juga dapat mencoba dan mengukur lebih tepat strategi apa untuk mengatasi suatu insiden terkait yang mengancam keselamatan penerbangan di bandara.

“Pelatihan menggunakan teknologi virtual reality ini sama halnya misalnya dengan pelatihan pilot menggunakan simulator. Kami berharap skill personel operasi bandara akan semakin baik dan terasah secara berkelanjutan,” jelas Awal.

Pelatihan berbasis teknologi virtual reality ini akan mengambil porsi 75% dari total kurikulum latihan personel, sementara sebesar 25% masih akan dilakukan pelatihan secara fisik.

“Di tengah pandemi ini, pelatihan berbasis teknologi virtual reality juga sangat tepat dilakukan dibandingkan dengan kita tetap secara penuh menggelar pelatihan konvensional yang mengharuskan adanya orang berkumpul dalam jumlah banyak,” ujarnya. 

Perangkat virtual reality yang digunakan dalam pelatihan personel PT Angkasa Pura II adalah VR headset, VR-ready computer, VR gloves, gas & break foot pedals dan joysticks. Perangkat tersebut dilengkapi juga dengan software atau modul untuk pelatihan.

Seluruh perlengkapan tersebut dipasang dalam gedung Airport Learning Center (ALC) yang ada di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. ALC adalah pusat pelatihan pendidikan milik PT Angkasa Pura II untuk mengantisipasi perubahan di masa mendatang terkait business model variability, infrastructure/operation complexity, dan kebutuhan dynamic competencies bagi para personel operasi bandara. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angkasa pura ii Virtual Reality
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top