Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Relokasi ke Indonesia, Taiwan Lihat Peluang Peningkatan Investasi RI

Investasi Taiwan di Indonesia didominasi oleh penanaman modal pada industri ban dan karet dengan nilai US$403,9 juta. Investasi terbesar kedua ditanam di industri tekstil dengan nilai US$170,9 juta.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  18:54 WIB
Pekerja menyelesaikan pembuatan perangkat alat elektronik rumah tangga di PT Selaras Citra Nusantara Perkasa (SCNP), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/8/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Pekerja menyelesaikan pembuatan perangkat alat elektronik rumah tangga di PT Selaras Citra Nusantara Perkasa (SCNP), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/8/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Taiwan melihat adanya peluang peningkatan investasi di Indonesia seiring disiapkannya rencana jangka panjang untuk memulihkan ekonomi usai terimbas Covid-19.

Taiwan pun berencana mendorong perbaikan rantai pasok dengan berinvestasi di negara-negara kawasan Asia Tenggara.

Wakil Direktur Jenderal Biro Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perekonomian Taiwan Guan-Jyh Lee mengemukakan peningkatan investasi tersebut bisa terealisasi seiring fasilitasi yang disediakan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Di sisi lain, Taiwan pun terus memberi layanan bagi investor dan memberi asistensi dalam penyesuaian rantai pasok yang terdisrupsi Covid-19. 

“Kami melihat Indonesia dengan sumber daya yang memadai serta menyediakan tenaga kerja yang terampil serta bahan baku,” ujar Lee dalam diskusi virtual mengenai prospek kerja sama Indonesia-Taiwan, Kamis (27/8/2020).

Lee menilai perlu adanya peningkatan dialog dan kerja sama kedua pihak untuk mewujudkan hal tersebut. Kerja sama bilateral yang dalam disebutnya bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi bagi kedua pihak.

“Dengan dukungan BKPM, saya melihat ada potensi peningkatan investasi di masa depan. Tak hanya dari Taiwan tapi dari negara-negara lain,” katanya.

Indonesia sendiri menjadi negara Asean penerima investasi terbesar kedua dari Taiwan dengan nilai penanaman modal US$2,05 miliar sejak 2015 sampai semester I 2020. Posisi pertama ditempati Vietnam yang menerima investasi sebesar US$9,32 miliar pada periode yang sama.

Investasi Taiwan di Indonesia didominasi oleh penanaman modal pada industri ban dan karet dengan nilai US$403,9 juta. Investasi terbesar kedua ditanam di industri tekstil dengan nilai US$170,9 juta.

Bagi Taiwan, Indonesia merupakan mitra dagang yang penting seiring implementasi New Southbound Policy, kebijakan di bawah Presiden Tsai Ing-Wen untuk mempererat kerja sama dengan negara Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Australia beserta negara di sekitarnya.

Lee pun mendorong peningkatan kemitraan antara kedua pihak di sektor industri pangan, baja, alat mesin, serta kooperasi yang sejalan dengan kebijakan industri 4.0 Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

taiwan relokasi pabrik covid-19
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top