Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembebasan Lahan Tol Trans-Sumatra Rampung 2022, Mungkinkah?

Untuk merealisasikan target penyelesaian jalan tol Sumatra pada 2024, proses pembebasan lahan secara keseluruhan harus sudah dituntaskan pada 2022.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  17:12 WIB
Grafis jalan tol Trans-Sumatra. - Bisnis
Grafis jalan tol Trans-Sumatra. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengatur Jalan Tol menargetkan proses pembebasan lahan proyek jalan tol Trans-Sumatra bisa rampung seluruhnya pada 2022.

Kepala BPJT Danang Parikesit menjelaskan bahwa saat ini pemerintah mendorong penyelesaian jalan tol ujung utara, setelah menyelesaikan proyek tol di ujung selatan.

"Sebelumnya di ujung selatan Sumatra, tol sepanjang hampir 400 kilometer dari Lampung ke Palembang sudah rampung, dan sekarang kami mendorong penyelesaian tol ujung utara yaitu Aceh ke Sigli, kemudian akan berlanjut Lhokseumawe dan Langsa, sampai nantinya bisa mencapai target penuntasan tol Sumatra pada akhir 2024," ujar Danang seperti dikutip dari saluran Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (25/8/2020).

Danang mengaku bahwa untuk dapat merealisasikan target penyelesaian jalan tol Sumatra pada 2024, proses pembebasan lahan secara keseluruhan harus sudah dituntaskan pada 2022.

Menurutnya, dari sekitar hampir 3.000 kilometer panjang total jalan tol Sumatra, sekitar 2.000 kilometer merupakan ruas tol prioritas yang menghubungkan ujung selatan Sumatra dari Lampung ke ujung utara di Aceh.

Kemudian, sekitar 919 kilometer lainnya merupakan sirip proyek tol Sumatra ataupun ruas pendukung, yang menghubungkan ruas utama tol Sumatra ke provinsi lainnya di pesisir barat.

"Saat ini, kami bersama Hutama Karya sebagai BUJT [badan usaha jalan tol] tol Sumatra sedang menyiapkan perjanjian konsesi tujuh ruas utama lainnya," ujar Danang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol trans-sumatra
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top