Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penataan Stasiun Pondok Ranji, Menhub Budi: Bisa Kurangi Kemacetan

Menhub Budi Karya menyebut penataan Stasiun Pondok Ranji bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  13:27 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) menyampaikan keterangan terkait penurunan harga tiket pesawat, di Jakarta, Kamis (20/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) menyampaikan keterangan terkait penurunan harga tiket pesawat, di Jakarta, Kamis (20/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan mengharapkan bentuk kerja sama penataan stasiun untuk diaplikasikan di wilayah lain dengan dukungan pemerintah daerah (pemda) supaya dapat menyelesaikan kepadatan di depan stasiun.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan saat ini fokus dan langkah strategis yang sedang dilakukan pemerintah adalah membangun sistem transportasi yang terintegrasi dengan moda lain, perkantoran bahkan hingga kompleks perumahan. Alhasil, nantinya masyarakat semakin menjangkau angkutan umum massal dengan tarif terjangkau tak terkecuali KRL.

“Saat ini juga banyak masyarakat Kota Tangerang Selatan yang bekerja dan beraktivitas di wilayah DKI Jakarta dengan lebih banyak memilih menggunakan KRL. Salah satu stasiun yang padat adalah di Stasiun Pondok Ranji ini, sehingga penataan stasiun menjadi solusi lebih baik,” jelas Menhub, Senin (10/8/2020).

Adapun penataan stasiun dilakukan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Jaya Real Property Tbk. dan ditargetkan rampung pada Maret 2020. Dengan demikian persemaian dapat dilakukan pada April 2020.

Salah satu pengembangan yang dilakukan adalah penambahan akses keluar masuk stasiun Pondok Ranji. Saat ini akses stasiun hanya melalui Jl. WR Supratman dimana jalannya sempit dan padat.

Nantinya, akses stasiun akan ditambah menuju Kawasan Pemukiman Bintaro Jaya yang berada di seberang Jalan Tol Jakarta Serpong. Akses baru tersebut akan terhubung dengan stasiun melalui connector bridge yang nyaman. Keberadaan akses keluar masuk stasiun yang baru dapat mengurai kepadatan kendaraan di sekitar Stasiun Pondok Ranji.

Peningkatan pelayanan juga dilakukan dengan menambah kapasitas lot perparkiran, baik roda 4 yang semula 26 lot menjadi 83 lot, maupun roda 2 yang semula 400 lot menjadi 1.200 lot. Dengan peningkatan jumlah lot perparkiran ini diharapkan lebih banyak masyarakat yang beralih ke moda transportasi KRL untuk menuju wilayah-wilayah di sekitar Jabodetabek.

Pengembangan juga dilakukan pada area komersial di stasiun sehingga para pengguna KRL dapat lebih nyaman saat berada di stasiun.

Saat ini, Stasiun Pondok Ranji melayani KRL rute Tanah Abang, Serpong, Parung Panjang, Maja dan Rangkasbitung dengan rata-rata volume penumpang harian sebanyak 3.546 penumpang per hari pada masa PSBB Transisi. Pada masa normal, jumlahnya mencapai rata-rata 10.892 penumpang per hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub krl stasiun
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top