Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi Covid-19 Tekan Kenaikan Harga Sewa Perkantoran

Prospek perkantoran baru dapat dianalisis untuk tahun depan jika adanya perkembangan pandemi yang lebih menurun secara global maupun lokal.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 07 Agustus 2020  |  15:19 WIB
Seorag pria menelepon dengan latar belakang gedung perkantoran di kawasan bisnis terpadu Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta. -  Antara Foto/Andika Wahyu.
Seorag pria menelepon dengan latar belakang gedung perkantoran di kawasan bisnis terpadu Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta. - Antara Foto/Andika Wahyu.

Bisnis.com, JAKARTA — Pandemi Covid-membuat harga sewa pasar sewa perkantoran baik di kawasan pusat bisnis atau central business district (CBD) maupun non-CBD stagnasi.

Commercial and Business Development Director AKR Land Alvin Andronicus mengatakan bahwa karena adanya perubahan pola kerja saat ini akibat pandemi yang mulai terbiasa bekerja dari rumah dan zoom meeting di lokasi masing-masing, artinya ruang kerja secukupnya saja.

"Secara umum, nilai sewa mengalami stagnan dan juga harga jual perkantoran tidak akan bisa dinaikkan," ujarnya kepada Bisnis, Jumat (7/8/2020).

Dia menilaiekspansi terjadi hanya bagi beberapa industri yang tidak parah terdampak Covid-19.

Prospek perkantoran baru dapat dianalisis untuk tahun depan jika adanya perkembangan pandemi yang lebih menurun secara global maupun lokal.

"Penyesuaian harga sangat tergantung pada tingkat hunian dan permintaan pasar," kata  Alvin.

Saat ini, pasar hanya menunggu perkembangan ekonomi yang diharapkan membaik pada tahun depan dengan adanya vaksin untuk meredam penularan Covid-19.

Dengan demikian, pebisnis akan mengoptimalkan usahanya ataupun ekspansi yang membutuhkan ruang perkantoran secara sewa atau bahkan membelinya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perkantoran pandemi corona
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top