Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kontraksi Ekspor dan Impor Double Digit, PDB Indonesia Kuartal Kedua Ciut

Ekspor barang dan jasa pada kuartal II/2020 mengalami kontraksi 11,66 persen secara year-on-year (yoy).
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  13:56 WIB
Sebuah truk menunggu muatan peti kemas di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (17/2/2020). -  ANTARA / M Risyal Hidayat
Sebuah truk menunggu muatan peti kemas di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (17/2/2020). - ANTARA / M Risyal Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Komponen ekspor dan impor mengalami penurunan yang cukup dalam pada kuartal kedua tahun ini.

Badan Pusat Statistik pada Rabu (5/8/2020) melaporkan kedua komponen tersebut mencatatkan pertumbuhan terendah dari seluruh komponen produk domestik bruto (PDB) berdasarkan pengeluaran.

Ekspor barang dan jasa pada kuartal II/2020 mengalami kontraksi 11,66 persen secara year-on-year (yoy). Sementara impor barang dan jasa mengalami kontraksi paling dalam, yaitu -16,96 persen.

Padahal pada kuartal I/2020 komponen ekspor masih tumbuh 0,24 persen yoy dan penurunan impor hanya sebesar 2,19 persen yoy.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto merincikan ekspor barang pada kuartal II/2020 mengalami penurunan 6,52 persen yoy.

Ekspor jasa terkontraksi sangat dalam, yaitu turun 52,7 persen yoy, yang dipengaruhi oleh penurunan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang sangat signifikan akibat pandemi Covid-19.

"Ekspor jasa ini dipengaruhi oleh turunnya jumlah wisman yang memang mengalami penurunan yang curam sekali selama triwulan II/2020," jelasnya, Rabu (5/8/2020).

Di samping itu, pada saat yang sama impor barang tercatat mengalami kontraksi -12,99 persen yoy.

Berdasarkan komponennya, impor nonmigas terkontraksi -10,26 persen yoy dan impor migas terkontraksi lebih dalam, yaitu -26,24 persen yoy.

Suhariyanto menjelaskan impor jasa mengalami kontraksi 41,36 persen yoy. Hal ini terjadi seiring dengan menurunnya jasa angkutan untuk ekspor maupun impor barang.

Adapun, pada kuartal kedua ini, ekonomi Indonesia terkontraksi -5,32 persen secara year on year (yoy).

Dibandingkan dengan kuartal I/2020, ekonomi Indonesia terkontraksi sebesar -4,19 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor impor pdb indonesia
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top