Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kementerian ESDM Pede 5 Wilayah Kerja Konvensional Laku Tahun Ini

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Migas Ego Syahrial mengungkapkan, secara realistis, pihaknya tidak berekspektasi untuk seluruh WK yang ditawarkan bisa dipinang investor.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  18:23 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial. Dok. Kementerian ESDM
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial. Dok. Kementerian ESDM

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) optismistis sebanyak 5 dari 10 wilayah kerja yang ditawarkan diminati dan laku pada tahun ini.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Migas Ego Syahrial mengungkapkan, secara realistis, pihaknya tidak berekspektasi untuk seluruh WK yang ditawarkan bisa dipinang investor.

Pasalnya, mengacu pada kondisi industri hulu migas yang masih berfluktuasi, perusahaan-perusahaan migas global masih menerapkan efisiensi yang berimbas pada pemangkasan anggaran investasinya.

Dalam 10 WK tersebut, pemerintah akan menawarkan melalui 2 mekanisme yakni penawaran langsung dan lelang reguler.

Ego mengungkapkan, untuk lelang reguler, pihaknya tidak berekspektasi akan mendapatkan hasil yang baik karena pada dasarnya para badan usaha masih terus mencermati pergerakan harga minyak dunia.

Sementara itu, untuk penawaran dalam mekanisme penawaran langsung, Ego menyebut pihaknya optimistis akan ada WK kerja yang disepakati karena tingkat kepastian dan intensitas komunikasi dengan para badan usaha lebih tinggi.

"Singkat kata yang akan kita jawab kita taidak akan menjawab 10-10 nya, terutama penunjukan lelang langsung, 3 atau 5 besar sampai akhir tahun ini kami optimis bisa terjadinya tanda tangan," katanya dalam paparannya kepada media, Selasa (5/8/2020).

Adapun, 10 WK konvensional yang bakal ditawarkan terbagi dalam dua skema yakni penawaran langsung dan lelang reguler. Untuk wilayah yang akan ditawarkan langsung adalah Merangin III, Sekayu, North Kangean, Cendrawasih VIII, Mamberamo, sedangkan untuk lelang reguuler yakni West Palmerah, Rangkas, Liman, Bose, dan Marataua II.

10 WK tersebut memiliki potensi sumber daya minyak sebesar 3.436,44 Mmbo dan potensi sumber daya gas sebesar 5.006,9 Bcf.

Pada awalnya, penawaran 10 WK tersebut dijadwalkan pada awal tahun ini, tapi karena adanya pandemi Covid-19 dan terjadinya pelemahan harga dunia, pemerintah atas masukan seluruh stakeholder terkait menunda rencana tersebut.

"Kami dalam waktu dekat ini akan memutuskan apakah di akhir triwulan ketiga atau triwulan empat tahun ini," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian esdm
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top