Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Inpex Teken Kesepakatan Peningkatan SDM Maluku untuk Proyek Masela

Proyek Abadi Masela yang bernilai investasi mencapai US$19,8 miliar memiliki tingkat kandungan lokal (TKDN) barang dan jasa sebesar 26 persen atau US$5,15 miliar yang setara dengan sekitar Rp75 triliun.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 04 Agustus 2020  |  17:51 WIB
Gubernur Maluku Murad Ismail (kiri) dan Kepala SKK Migas (tengah) Dwi Soetjipto dalam Penandatanganan nota kesepakatan Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan di Bidang Usaha dan Jasa antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Petrotekno, Selasa (4/8/2020). Istimewa - SKK Migas
Gubernur Maluku Murad Ismail (kiri) dan Kepala SKK Migas (tengah) Dwi Soetjipto dalam Penandatanganan nota kesepakatan Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan di Bidang Usaha dan Jasa antara Pemerintah Provinsi Maluku dan Petrotekno, Selasa (4/8/2020). Istimewa - SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA - Inpex Masela Ltd. meneken nota kesepakatan penyelenggaran pendidikan dan pelatihan di bidang usaha dan jasa dengan Pemerintah Provinsi Maluku.

Inpex dan SKK Migas mendukung dan memfasilitasi keterlibatan sumber daya manusia lokal untuk proyek Abadi Masela agar menimbulkan multiplier effect.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan Proyek Abadi Masela menjadi peluang besar bagi masyarakat Maluku untuk bisa terlibat di dalamnya.

Untuk itu, nota kesepakatan yang ditandatangani pada Selasa (4/8/2020) bertujuan untuk menyiapkan SDM yang ada di Maluku memiliki kompetensi sesuai standar hulu migas dan harus menjadi perhatian pemerintah daerah.

“SKK Migas mendukung implementasi kerja sama antara pemerintah provinsi Maluku dengan Petrotekno yang hari ini ditandatangani. Ini merupakan langkah maju dan implementasi dari upaya peningkatan kompetensi masyarakat Maluku agar siap untuk berkontribusi dan mendapatkan manfaat dari proyek Abadi Masela” katanya dalam keterangan resminya, Selasa (4/8/2020).

Proyek Abadi Masela yang bernilai investasi mencapai US$19,8 miliar memiliki tingkat kandungan lokal (TKDN) barang dan jasa sebesar 26 persen atau US$5,15 miliar yang setara dengan sekitar Rp75 triliun.

Pada masa konstruksi akan menyerap sekitar 30.000 tenaga kerja dan saat operasional akan menyerap sekitar 4.000 tenaga kerja.

Keterlibatan tenaga kerja lokal yang memenuhi kualifikasi hulu migas dan ditempatkan pada posisi yang memiliki keahlian tertentu, akan meningkatkan kepercayaan diri masyarakat lokal bahwa jika diberikan kesempatan dan pembinaan yang baik, tenaga kerja lokal dapat bersaing dengan tenaga kerja lainnya.

Dwi menambahkan, selain kemanfaatan proyek Abadi Masela dalam bentuk penyerapan tenaga kerja secara langsung, SKK Migas mendorong pemerintah daerah agar dapat memanfaatkan momentum emas Abadi Masela untuk meningkatkan kualitas SDM Maluku secara keseluruhan, termasuk dalam bidang pendidikan.

“Proyek Abadi Masela adalah proyek laut dalam pertama kalinya di Indonesia. Memperhatikan potensi hulu migas yang sebagian besar berada di kawasan timur Indonesia dan berada di laut dalam, maka penguasaan ilmu dan teknologi pembangunan kilang di laut dalam akan meningkatkan kemampuan Indonesia untuk memonetisasi potensi hulu migas," ungkapnya.

Upaya meningkatkan kompetensi masyarakat lokal untuk terlibat dalam proyek hulu migas dengan skema seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Maluku dan Petrotekno, sudah pernah dilaksanakan pada proyek hulu migas yang lain, yaitu di Tangguh.

SKK Migas melakukan pembinaan dan pengawasan implementasi kerjasama antara BP Tangguh dengan pemerintah daerah setempat, dan kerja sama tersebut efektif mampu meningkatkan kompetensi SDM masyarakat dan diserapnya tenaga kerja lokal pada proyek BP Tangguh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

skk migas maluku inpex
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top