Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina dan Occidental Negosiasi Soal Blok Migas Rp65,25 Triliun!

Pertamina dan Occidental Petroleum Corp. melakukan negosiasi soal akuisisi kepemilikan aset migas yang ada di Afrika dan Timur Tengah senilai Rp65,25 triliun.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  10:31 WIB
Ilustrasi platform migas lepas pantai.  - Dok. Istimewa
Ilustrasi platform migas lepas pantai. - Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Occidental Petroleum Corp. dikabarkan tengah bernegosiasi dengan PT Pertamina (Persero) untuk penjualan asetnya yang ada di Afrika dan Timur Tengah dengan nilai US$4,5 miliar atau setara dengan Rp65,25 triliun.

Mengutip dari Bloomberg, Pertamina tengah bernegosisasi untuk akuisisi kepemilikan aset minyak dan gas bumi di negara-negara di Afrika dan Timur Tengah termasuk Ghana dan Uni Emirat Arab.

Sumber Bloomberg menyebut, harga pembelian aset yang tengah dibicarakan Pertamina dan Occidental bernilai US$4,5 miliar atau setara dengan Rp65,25 triliun. Sementara itu, perusahaan pelat merah itu juga menyatakan minatnya untuk membeli sejumlah aset dari Occidental di Aljazair dan Oman.

Adapun, hasil dari penjualan aset tersebut akan digunakan Occidental untuk mengurangi utang yang timbul dari pembeli Anadarko Petroleum Corp. senilai US$37 miliar pada tahun lalu.

Penurunan permintaan pada industri migas membuat kondisi keuangan perusahaan migas yang bermarkas di Houston tersebut memburuk. Pada Mei lalu, perseroan memangkas dividen kuartalan pada level terendah dalam beberapa dekade.

Untuk itu, Occidental telah mengkaji opsi untuk aset Timur Tengah saat mencari cara untuk memotong leverage seperti yang diberitakan Bloomberg pada Juni lalu.

Upaya Occidental untuk menjual aset yang ada di Ghana dan Aljazair kepada Total SA tidak berjalan mulus pada awal tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina migas

Sumber : Bloomberg

Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top