Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kementerian PUPR Perbaiki 62 Sekolah di Provinsi Riau

Khusus di Riau, setidaknya ada 32 sekolah yang tersebar di dua kabupaten telah selesai direhabilitasi dan renovasi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar pada tatanan kehidupan baru (new normal).
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  10:58 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Bisnis - Abdullah Azzam
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkomitmen dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah.

Khusus di Riau, setidaknya ada 32 sekolah yang tersebar di dua kabupaten telah selesai direhabilitasi dan renovasi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar pada tatanan kehidupan baru (new normal).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa standar pekerjaan rehabilitasi dan renovasi sekolah harus baik, selain itu juga dilengkapi fasilitas olahraga, penyediaan air bersih dan sanitasi termasuk tempat cuci tangan, penataan lansekap (taman) serta tahan gempa.

"Standar bangunan dan kelengkapannya agar bisa diterapkan di sekolah-sekolah lain. Manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun. Generasi mendatang harus lebih pintar karena fasilitasnya lebih baik,” kata Menteri Basuki dalam keterangan resminya Senin (27/7/2020).

Direktur Prasarana Strategis, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan, rehabilitasi dan renovasi yang dilakukan Kementerian PUPR melalui Direktorat Prasarana Strategis, Direktorat Jenderal Cipta Karya secara multi years contract (MYC) Tahun Anggaran 2019-2020.

Tercatat sebanyak 32 sekolah di Provinsi Riau yang terletak di Kabupaten Indragiri Hilir sebanyak 14 sekolah (SD) telah direnovasi dengan anggaran sebesar Rp32,99 miliar, sementara di Kabupaten Meranti terbagi menjadi 2 kegiatan di Meranti 1 sebanyak 8 sekolah (SD dan SMP) dengan anggaran sebesar R33,41 miliar, dan di Meranti 2 sebanyak 10 sekolah (SD) dengan anggaran sebesar Rp32,27 miliar, semua kegiatan ini telah selesai 100 persen.

Untuk kegiatan Tahun Anggaran 2020 yang sedang berjalan dilaksanakan di 30 sekolah (SD dan SMP) tersebar di 5 Kabupaten/Kota. Di Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai sebanyak 5 sekolah (SD dan SMP) dengan anggaran sebesar Rp9,99 miliar, di Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 5 sekolah (SD) dengan anggaran Rp19,03 miliar.

Kemudian di Kabupaten Pelalawan sebanyak 3 sekolah (SD) dengan anggaran Rp8,02 miliar, di Kabupaten Indragiri Hilir terbagi menjadi 2 kegiatan, dengan total 17 sekolah, dengan masing-masing anggaran Rp19,16 miliar untuk 6 sekolah (SD) dan anggaran Rp29,16 miliar untuk 11 sekolah (SD dan SMP).

Rehabilitasi dan renovasi ini meliputi pekerjaan ruang kelas, ruang majelis guru, ruang perpustakaan, Ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), laboratorium, toilet, lapangan upacara, akses jalan, saluran keliling, pagar dan gerbang.

Terdapat beberapa kriteria untuk sekolah dan madrasah yang akan direhabilitasi Kementerian PUPR. Untuk 2 tahun mendatang sekolah dan madrasah yang menjadi prioritas untuk ditangani adalah yang berada di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), termasuk dalam kategori yang sesuai dengan Keputusan Menteri Desa Nomor 126 Tahun 2017 tentang Penetapan Desa Prioritas Sasaran Pembangunan Desa, PDT, dan Transmigrasi.

Selanjutnya prioritas untuk sekolah negeri, tanah merupakan milik Pemerintah Daerah dan bersedia menerima aset, memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), tidak ada sumber pendanaan lain, serta hasil verifikasi Kementerian PUPR termasuk kategori rusak berat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur sekolah Kementerian PUPR Proyek Strategis
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top