Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jaminkan Pesawat, SIA Dapat Pinjaman 750 Juta Dolar Singapura

Singapore Airlines atau SIA menjaminkan beberapa pesawatnya untuk mendapatkan pinjaman jangka panjang senilai 750 juta dolar Singapura untuk menopang likuiditas.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 24 Juli 2020  |  15:42 WIB
Pesawat milik maskapai Scoot, Singapore Airlines, dan Silk Air terlihat di Bandara Changi, Singapura, Selasa (14/8/2018). - Reuters/Edgar Su
Pesawat milik maskapai Scoot, Singapore Airlines, dan Silk Air terlihat di Bandara Changi, Singapura, Selasa (14/8/2018). - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA - Singapore Airlines (SIA) mengaku telah berhasil memperoleh tambahan 750 juta dolar Singapura melalui pinjaman jangka panjang yang didapatkan dengan jaminan beberapa pesawat Airbus A350-900 dan Boeing 787-10.

Berdasarkan siaran pers SIA yang dikutip, Jumat (24/7/2020), saat ini maskapai tersebut telah memperoleh pinjaman beragunan dengan total 1,65 milyar dolar Singapura sejak awal tahun keuangan 2020/2021.

Total likuiditas yang diperoleh selama periode yang sama sekarang berkisar 11 milyar dolar Singapura yang terdiri dari 8,8 juta dolar Singapura berkat keberhasilan SIA dalam melakukan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), 1,65 milyar dolar Singapura dari pinjaman beragunan, dan lebih dari 500 juta dolar Singapura melalui jalur komitmen kredit baru dan pinjaman jangka pendek tanpa jaminan dari lembaga keuangan.

Maskapai menuturkan semua jalur komitmen kredit yang jatuh tempo selama tahun 2020 telah diperbarui hingga 2021 atau setelahnya. Bersama dengan jalur komitmen kredit baru, sehingga akses likuiditas hingga lebih dari 2,1 miliar dolar Singapura dipastikan akan tetap tersedia.

Sampai dengan periode Juli 2021, perusahaan juga memiliki opsi untuk menaikkan hingga 6,2 miliar dolar Singapura tambahan obligasi wajib konversi, yang akan menyediakan likuiditas lebih lanjut jika diperlukan.

Selama periode yang penuh dengan ketidakpastian ini, SIA akan terus mengeksplorasi cara-cara tambahan untuk menopang likuiditas yang diperlukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapore airlines maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top