Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SKK Migas Urus Audit Lingkungan Transisi Blok Rokan

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan bahwa, mengacu kontrak kerja sama atau production sharing contract (PSC) pada wilayah kerja Blok Rokan, pihak CPI tidak memiliki kewajiban pencadangan dana pascatambang.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  19:00 WIB
Fasilitas minyak PT Chevron Pacific Indonesia di daerah Minas yang masuk dalam Blok Rokan di Riau, Rabu (1/8/2018). - ANTARA/FB Anggoro
Fasilitas minyak PT Chevron Pacific Indonesia di daerah Minas yang masuk dalam Blok Rokan di Riau, Rabu (1/8/2018). - ANTARA/FB Anggoro

Bisnis.com, JAKARTA – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) tengah mengurus audit lingkungan terkait dengan alih kelola Blok Rokan dengan PT Chevron Pasific Indonesia.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan bahwa, mengacu kontrak kerja sama atau production sharing contract (PSC) pada wilayah kerja Blok Rokan, pihak CPI tidak memiliki kewajiban pencadangan dana pascatambang.

Namun, Dwi mengatakan bahwa pihak CPI telah berkomitmen untuk memberikan dana Abandonment Site Restoration (ASR) ataupun tanah terkontaminasi.

“Kita cari upaya untuk atasi dispute dalam dua hal ini. Saya minta audit lingkungan yang sedang berjalan dan hal-hal lain terkait angka saat ini dan program pascatambang tadi,” katanya belum lama ini.

Di lain pihak, Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman menilai transisi pada Blok Rokan terbilang berjalan sangat baik. Pasalnya, pada transisi di wilayah kerja lainnya, belum ada investor yang berkomitmen untuk menyediakan dana ASR atau tanah terkontaminasi.

Dia menjelaskan, pada saat ini pihaknya tengah berkomunikasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait dengan kewajiban-kewajiban pihak CPI.

“Dalam minggu ini auditor akan menuju ke lapangan untuk lihat potret terakhir lingkungan, sehingga agreement kita akan lebih jelas. Agreement tersebut akan diselesaikan secepatnya di Agustus dan November bisa mulai,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chevron Blok Rokan
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top