Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Progres Bendungan Kuwil Kawangkoan Capai 73 %

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 21 Juli 2020  |  21:23 WIB
Proyek Bendungan Kuwil Kawangkoan membutuhkan investasi Rp1,508 triliun. - KPPIP
Proyek Bendungan Kuwil Kawangkoan membutuhkan investasi Rp1,508 triliun. - KPPIP

Bisnis.com, JAKARTA-- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan bendungan ini merupakan bagian dari pengendalian banjir Kota Manado dan sekitarnya untuk debit banjir 470 meter kubik per detik, dimana pernah terjadi banjir bandang pada 2014.

"Saat ini Bendungan masih menunggu masalah teknis pada pondasi bendungan, mudah-mudahan dalam minggu ini sudah mulai dikerjakan konstruksi diafragma nya, diperkirakan 2-3 bulan selesai," ujarnya dalam keterangan resmi Selasa (21/7/2020).

Adapun progresnya Paket 1 sudah mencapai 64,5 persen dan Paket 2 mencapai 83,7 persen sehingga total progres secara keseluruhan telah mencapai 73 persen dan ditargetkan bisa selesai Agustus 2021.

Menteri Basuki menambahkan, Bendungan Kuwil Kawangkoan ini istimewa, selain dekat dengan Kota juga dekat dengan Waruga makam leluhur masyarakat Minahasa," oleh karenanya akan kita tata kawasan ini yang merupakan salah satu destinasi KSPN Manado Bitung-Likupang," ujarnya.

Bendungan Kuwil Kawangkoan selain dimanfaatkan sebagai penyediaan air baku untuk Kota Manado, Kecamatan Kalawat, Kota Bitung dan KEK Bitung sebesar 4,5 meter kubik per detik, PLTM dengan kapasitas 2 x 0,70 MW serta pengembangan pariwisata.

Bendungan Kuwil Kawangkoan memiliki kapasitas tampung 23,37 juta meter kubik dan luas genangan 139 hektare. Bendungan ini dibangun sejak 2016 dengan biaya Rp 1,46 triliun yang dikerjakan oleh PT. Wijaya Karya - DMT, KSO , PT. Nindya Karya (Persero) Tbk.

Dikatakan Menteri Basuki pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Bendungan Kuwil Kawangkoan relatif lancar.

“Mudah-mudahan sudah tidak ada masalah. Saya rasa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara aktif sekali sehingga saya tidak khawatir soal lahan. Kita siapkan ganti untung, tinggal prosesnya saja,” ujar Menteri Basuki.

Ikut mendampingi Menteri Basuki, Direktur Utama PT Wijaya Karya Agung Budi Waskito, Kapolda Sulawesi Utara Royke Kumowa, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Bastari, Kepala Balai Pengembangan Prasarana Wilayah Sulut Rus'an M. Nur Taib, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

waduk bendungan
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top