Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lampaui Ekspektasi! Ekspor-Impor China pada Juni Meningkat Tajam

Ekspor dan impor China dilaporkan meningkat dalam yuan pada bulan lalu, kendati pandemi Covid-19 terus menggerogoti perekonomian global.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 14 Juli 2020  |  10:07 WIB
Pekerja berada di depan peti kemas yang ditumpuk di Pelabuhan Yangshan Deepwater, Shanghai, China, Senin (23/3/2020). Bloomberg - Qilai Shen\n
Pekerja berada di depan peti kemas yang ditumpuk di Pelabuhan Yangshan Deepwater, Shanghai, China, Senin (23/3/2020). Bloomberg - Qilai Shen\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Ekspor dan impor China dilaporkan meningkat dalam yuan pada bulan lalu, kendati pandemi Covid-19 terus menggerogoti perekonomian global.

Badan bea cukai China pada Selasa (14/7/2020) melaporkan ekspor tumbuh 4,3 persen dalam nilai yuan pada Juni dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sedangkan impor naik 6,2 persen.

Hasil tersebut jauh lebih baik dari proyeksi para ekonom yang memperkirakan ekspor China pada Juni akan meningkat 3,5 persen dan impor menyusut 4,7 persen. Pemerintah China akan segera merilis data perdagangan dalam dolar AS.

Dengan negara-negara besar seperti Amerika Serikat masih bergulat mengendalikan infeksi virus mematikan ini, belum ada tanda-tanda kapan permintaan global untuk ekspor China akan pulih secara berkelanjutan ke level pra-pandemi.

Pada saat yang sama, memburuknya hubungan dengan AS menambah ketidakpastian perdagangan, meskipun China telah meningkatkan upaya untuk memenuhi ketentuan kesepakatan perdagangan.

Di sisi lain, net ekspor yang positif akan memberi dukungan untuk pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) China pada kuartal kedua, setelah kontraksi sebesar 6,8 persen pada kuartal sebelumnya.

“Peningkatan dalam neraca perdagangan bisa menjadi dukungan utama bagi pertumbuhan PDB kuartal kedua, tetapi hanya bisa membantu sampai batas tertentu," ujar Kepala Ekonom untuk Greater China di ING Bank NV Iris Pang, menjelang rilis data perdagangan, seperti dilansir Bloomberg.

Dalam laporan yang sama, ekspor produk-produk tekstil termasuk masker wajah melonjak sebesar 32,4 persen pada paruh pertama tahun ini. Ekspor obat-obatan dan produk farmasi serta peralatan medis masing-masing meningkat 23,6 persen dan 46,4 persen.

Sementara itu, didorong oleh peningkatan jumlah orang yang bekerja dari rumah, ekspor laptop China bertambah 9,1 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china ekonomi china ekspor china

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top