Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

New Normal, Konsumsi BBM di Solo Raya Mulai Naik

Pertamina MOR IV mencatat adanya kenaikan konsumsi BBM di wilayah Solo Raya setelah pemberlakuan new normal.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 09 Juli 2020  |  19:42 WIB
Petugas melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU yang ada di Jakarta, Senin (31/9). Bisnis - Nurul Hidayat
Petugas melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU yang ada di Jakarta, Senin (31/9). Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah pemberlakuan tatanan normal baru atau new normal, PT Pertamina (Persero) mencatat adanya kenaikan konsumsi BBM di daerah Solo Raya.

Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta mencatat adanya kenaikan konsumsi BBM di wilayah Solo Raya pada Juli 2020 jika dibandingkan Maret hingga Mei 2020 kemarin.

“Data terakhir dari rata-rata konsumsi BBM jenis gasoline [Pertamax Series, Pertalite, dan Premium] di awal Juli meningkat sebesar 20 persen, di mana konsumsi harian saat ini berada di angka 2.100 kiloliter sementara pada Mei lalu berada di angka 1.750 KL per hari," ujar Pjs. General Manager Pertamina Marketing Operation Region IV, Rahman Pramono Wibowo dalam siaran pers, Kamis (9/7/2020).

Selain gasoline, untuk jenis gasoil yakni Biosolar dan Dex Serius tercatat mengalami peningkatan. Pada saat ini konsumsi BBM gasoil berada pada 790 kl per hari. Catatan itu, meningkat 44 persen dibandingkan dengan konsumsi harian pada Mei 2020 yang berada pada kisaran 547 kl per hari.

Pramono menjelaskan, peningkatan BBM jenis gasoline dan gasoil tersebut tetap masih berada di bawah angka konsumsi BBM pada saat normal atau sebelum pandemi Covid-19 tepatnya pada Januari-Februari 2020 lalu yaitu sebesar 2.400 KL untuk gasoline dan 1.000 KL untuk gasoil rata-rata per hari.

Sementara itu, untuk stok BBM, Pertamina memastikan ketersediannya aman di seluruh Fuel Terminal milik Pertamina yang berada di wilayah Jawa Tengah.

“Kenaikan konsumsi BBM menunjukkan bahwa masyarakat sudah mulai kembali beraktivitas setelah masa pemberlakuan new normal,” ujar Pramono.

Di sisi lain, peningkatan konsumsi BBM jenis gasoline dan gasoil di wilayah Solo Raya belum diikuti dengan konsumsi bahan bakar pesawat udara yaitu avtur yang masih berada di bawah rata-rata normal terutama di Bandar Udara Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali.

Pertamina MOR IV mencatat, pada Juli 2020, penyaluran Avtur di bandara Adi Soemarmo, kabupaten Boyolali rata-rata sebesar 28 kl per hari. Angka tersebut masih 36 persen di bawah konsumsi harian pada masa normal sebelum pandemi di Januari hingga Februari sebesar 44 kl per hari.

Namun, angka tersebut memang cenderung meningkatkan dibandingkan dengan April dan Mei 2020 lalu yang berkisar hanya 5 kl--10 kl per hari. Sementara itu, penyaluran LPG di wilayah Solo Raya masih di angka normal dan stabil yaitu 750 metric ton (MT) per hari.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina BBM
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top