Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina MOR V: Konsumsi BBM di Bali Mulai Meningkat

Pertamina MOR V mencatat adanya peningkatan konsumsi di Bali sepanjang Juni 2020 dibandingkan dengan konsumsi pada Mei 2020.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  14:11 WIB
Aktifitas pengisian truk tangki untuk distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Depo BBM Pertamina di Plumpang, Jakarta, Senin (4/5/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Aktifitas pengisian truk tangki untuk distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Depo BBM Pertamina di Plumpang, Jakarta, Senin (4/5/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V mencatat adanya peningkatan konsumsi di Bali menjelang memasuki masa new normal.

Rustam Aji, Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V Jatimbalinus, memaparkan bahwa Pertamina mencatat peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Bali sepanjang Juni 2020 dibandingkan dengan konsumsi pada Mei 2020.

Adapuun, untuk BBM jenis Gasoline seperti produk premium, pertalite, pertamax dan pertamax turbo, konsumsi Juni ini meningkat 14 persen dibanding bulan sebelumnya.

Rustam menyebutkan, bahwa rerata konsumsi harian Gasoline sampai dengan Senin (29/6/2020) sebesar 1.675 Kiloliter (KL) per hari, dibandingkan dengan bulan sebelumnya dengan rerata konsumsi harian sebesar 1.465 kl per hari.

Dia mengatakan, peningkatan konsumsi juga disertai dengan meningkatnya jumlah konsumsi BBM beroktan tinggi yaitu Perta-Series Turbo). Pada Mei 20920, penyaluran Perta-Series 1.025 kl per hari, sedangkan pada Juni konsumsi Perta-Series menjadi sebesar 1.205 kl per hari, atau meningkat sebesar 18 persen.

Dengan melihat data penyaluran tersebut, proporsi konsumsi Perta-Series terhadap total konsumsi Gasoline di Bali, terlihat meningkat dari 70 persen menjadi 72 persen dari Mei ke Juni.

Sementara itu, untuk jenis BBM Gasoil seperti Biosolar dan Pertamina Dex Series, pada Mei 2020 hingga Juni 2020 tercatat terjadi peningkatan konsumsi dengan kenaikan sebesar 17 persen, dengan jumlah rerata konsumsi harian yang bertambah dari sebelumnya 345 klper hari menjadi 405 kl per hari.

“Pertamina mengapresiasi masyarakat Bali yang sudah beralih menggunakan produk BBM yang lebih ramah lingkungan dan berkualitas, sebagai bentuk kepedulian jangka panjang untuk pelestarian lingkungan sebagai salah satu daya tarik destinasi wisata," ujar Rustam dalam keterangan resminya, Rabu (1/7/2020).

Lebih lanjut, Rustam mengatakan pemerintah provinsi Bali mulai mengkaji sejumlah protokol agar aktivitas wisata bisa bergerak kembali.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pertamina memastikan pasokan energi tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di masa tatanan kehidupan baru di Bali.

“Sebagai antisipasi kebutuhan energi yang diperlukan untuk mulai mendukung aktivitas menjelang New Normal di Bali yang berangsur pulih, Pertamina MOR V mengamati data trend konsumsi energi yang sudah terlihat meningkat sebulan ini,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BBM pertamina
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top